Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Oktober 2025 | 18.54 WIB

Perubahan yang Dibawa Xabi Alonso Mulai Picu Perpecahan di Ruang Ganti Real Madrid

Perubahan yang Dibawa Xabi Alonso Mulai Picu Perpecahan di Ruang Ganti Real Madrid

JawaPos.com - Kemenangan Real Madrid atas Barcelona seolah menjadi penenang bagi Xabi Alonso setelah tekanan berat beberapa pekan terakhir. Namun di balik hasil positif itu, kabarnya ada badai kecil yang mulai tumbuh di ruang ganti Los Blancos.

Sebelumnya, Alonso sempat diserang kritik usai kekalahan telak 5-2 dari Atletico Madrid dan 4-0 dari PSG di Piala Dunia Antarklub FIFA. Dua hasil itu memunculkan keraguan atas kemampuannya menangani pertandingan besar.

Meski Real Madrid kini kembali ke jalur kemenangan dan memimpin La Liga dengan selisih lima poin, laporan terbaru mengindikasikan bahwa tantangan terbesar Alonso bukan lagi lawan di lapangan melainkan para pemainnya sendiri.

Perpecahan di Ruang Ganti Real Madrid

Menurut jurnalis The Athletic, Mario Cortegana, sejumlah pemain utama Real Madrid mulai menunjukkan ketidakpuasan terhadap perubahan besar yang dibawa Alonso sejak hari pertama menjabat.

Ketegangan ini bahkan disebut sudah melampaui kasus kemarahan Vinícius Júnior yang sempat meledak saat digantikan dalam laga El Clásico.

Sumber yang dekat dengan kubu Alonso mengungkapkan bahwa mantan pelatih Bayer Leverkusen itu menemukan “banyak kebiasaan buruk” dalam skuad ketika ia tiba di Madrid. Ia langsung menegaskan satu pesan: “Siapa pun yang tidak berlari lebih keras dan bekerja lebih keras tanpa bola, akan kehilangan tempatnya.”

Di awal pramusim, Alonso berbicara dengan para pemain dan menetapkan sejumlah aturan baru mulai dari ketepatan waktu, disiplin latihan, hingga peningkatan profesionalisme di luar lapangan.

Seorang sumber di Valdebebas, pusat latihan Madrid, menyebut, “Xabi meminta lebih banyak kedisiplinan dalam keseharian: kontrol jadwal, latihan tambahan di gym, dan sesi video kelompok maupun individu.”

Namun, tidak semua pemain menyambut baik perubahan ini. Beberapa sosok senior disebut merasa “tidak dihargai dan tidak puas.”

Perubahan paling mencolok dari era Carlo Ancelotti adalah perbedaan gaya manajemen.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore