
Selebrasi Ismael Saibari setelah mencetak gol untuk PSV. (Reuters)
JawaPos.com–Napoli sempat memimpin di Eindhoven, sebelum terpuruk karena bermain dengan 10 orang setelah Lorenzo Lucca mendapat kartu merah. Partenopei dibantai 6-2 oleh tuan rumah PSV, di Stadion Philips, pada Rabu (22/10).
Napoli membuka keunggulan di menit ke-31 ketika Spinazzola mengangkat umpan silang dari sisi kiri untuk disundul McTominay dari jarak delapan yard di tiang dekat. Itu adalah gol Eropa pertama pemain internasional Skotlandia itu untuk Partenopei.
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena umpan silang mantan pemain sayap Inter, Ivan Perisic, untuk Guus Til dibelokkan ke gawangnya sendiri oleh Alessandro Buongiorno saat sundulannya yang kurang tepat waktu.
PSV membalikkan keadaan sepenuh hanya tiga menit kemudian ketika tembakan Lucca diblok Schouten. Itu memicu serangan balik yang membuat Saibari berlari dari tengah lapangan untuk menaklukkan Milinkovic-Savic dalam situasi satu lawan satu.
Babak kedua dimulai, tuan rumah berjuluk De Boeren menunjukkan usaha mereka untuk menambah angka. Mauro Junior menarik bola dari garis samping untuk menyambut umpan tap-in di tiang dekat dari mantan winger Parma, Dennis Man, melalui kaki Sam Beukema.
Skor sudah menunjukkan 3 – 1 untuk keunggulan tuan rumah, tapi PSV tak mengendurkan serangan dan hampir menambah gol. Jordyn Schouten yang melepaskan tendangan melengkung, masih menyerempet sisi luar tiang gawang.
10 menit setelah peluang tersebut, Napoli yang berusaha mengejar ketertinggalan justru mengalami kemalangan. Lucca diusir dari lapangan karena beradu argumen dengan wasit, sehingga sang pengadil lapangan tak ragu mengeluarkan kartu merah.
Dennis Man mencetak brace pada pertandingan ini pada menit ke-80 untuk menenggelamkan Partenopei dengan skor 4–1. Tendangan kaki kiri yang menggelegar dari luar kotak penalti, mengecoh Milinkovic-Savic yang terpaku dan tampak frustrasi.
McTominay yang menjadi satu-satunya tulang punggung anak asuhan Antonio Conte juga membalas brace itu untuk memperkecil ketertinggalan. Sundulannya menyambut tendangan sudut David Neres untuk memperkecil ketertinggalan Napoli.
Namun, beberapa saat kemudian Driouech berhasil lolos dari Giovanni Di Lorenzo di sisi kiri dan mengumpan kepada Ricardo Pepi yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang, di belakang garis bola.
Pertandingan belum berakhir, karena Driouech kemudian melepaskan tembakan keras di bawah mistar gawang dengan Milinkovic-Savic masih jauh dari gawang skor 6-2 menjadi hasil akhir untuk kemenangan anak asuhan Peter Bosz yang tampil gemilang.
Pasukan De Boeren yang berhasil meraih kemenangan mereka di Liga Champions langsung beranjak menuju peringkat ke-11 dengan koleksi empat poin. Sedangkan Napoli semakin turun ke posisi 22, baru mengumpulkan tiga poin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
