Diego Simeone dituding sebagai penyebab gagalnya keputusan wasit memberikan penalti kedua untuk Arsenal. (Dok. Diario AS)
JawaPos.com - Laga semifinal Liga Champions antara Arsenal dan Atletico Madrid memang berakhir imbang 1-1, tapi cerita besarnya justru datang dari keputusan kontroversial di menit akhir saat penalti Arsenal dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Keputusan itu langsung memicu perdebatan, termasuk dari dua legenda Inggris, Steven Gerrard dan Ally McCoist, yang sama-sama punya dugaan menarik soal apa yang sebenarnya terjadi.
Insiden bermula saat Eberechi Eze dijatuhkan di dalam kotak penalti. Wasit awalnya menunjuk titik putih, tapi kemudian berubah pikiran setelah melihat ulang di monitor VAR.
Baca Juga:Jamie Carragher Kritik Aturan Handball Liga Champions Usai Hasil Imbang Atletico vs Arsenal
Bagi banyak pihak, ini sudah cukup membingungkan. Tapi, Gerrard dan McCoist melihat ada faktor lain di balik keputusan tersebut.
Melansir Give Me Sport, McCoist lebih dulu mengungkapkan pandangannya, menyiratkan bahwa situasi bisa berbeda jika kejadian itu terjadi di sisi lapangan lain.
"Saya pikir jika itu di kotak penalti yang lain, itu sah, dan tetap sah."
Komentar itu seperti membuka pintu ke teori yang lebih besar. Gerrard kemudian menimpali dengan dugaan yang lebih spesifik.
"Ya, mungkin karena reaksi penonton dan Simeone. Saya rasa dia memainkan peran besar. Dia berada dalam pandangan wasit saat wasit datang ke layar."
Baca Juga:Rating Pemain Arsenal: Momen Emas Viktor Gyokeres dan Tembok Kokoh Redam Ganasnya Atletico Madrid!
Artinya, menurut Gerrard, tekanan dari tribun dan gestur agresif Diego Simeone di pinggir lapangan bisa saja memengaruhi psikologis wasit saat mengambil keputusan akhir. McCoist bahkan menegaskan ulang keyakinannya.
"Saya katakan kepada Anda, jika itu di kotak penalti yang lain, itu tetap penalti."
Pandangan ini juga diperkuat oleh Martin Keown, yang menilai keputusan tersebut tidak memenuhi standar "clear and obvious error" untuk intervensi VAR.
Menurutnya, wasit seperti "menyerah di bawah tekanan".

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
