Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Oktober 2025 | 14.45 WIB

Prediksi Real Madrid VS Juventus: Ujian bagi Los Blancos Jelang El Clasico

Mbappe - Image

Mbappe

JawaPos.com - Menjadi runner-up Liga Europa bersama Bayer Leverkusen pada tahun 2024, Xabi Alonso bertekad untuk meraih gelar Liga Champions musim ini. Pelatih kepala Real Madrid yang ambisius ini telah memulainya dengan memenangkan dua pertandingan Liga Champions pertamanya.

Dikutip dari sportsmole, Rabu (22/10), setelah kemenangan 2-1 atas Marseille pada bulan September, Los Blancos mengalahkan Kairat Almaty 5-0 pada pertandingan kedua, dan membawa pulang poin berkat empat gol di babak kedua.

Kylian Mbappé mencetak tiga gol saat Real Madrid menyelesaikan misi mereka di Kazakhstan, yang menempatkan mereka di jalur untuk finis delapan besar di fase liga.

Setelah memenangkan 12 dari 13 pertandingan kandang terakhir mereka di babak grup/liga, hanya kalah dari AC Milan musim lalu, Madrid akan kembali ke Bernabeu untuk pertandingan minggu ini.

Mereka melakukan pemanasan menjamu Juventus dengan kemenangan 1-0 atas rival sekota Getafe akhir pekan lalu, ketika gol Mbappé di menit-menit akhir memisahkan kedua tim di El Coliseum.

Hasilnya, klub ibu kota duduk di puncak Liga Spanyol dengan keunggulan dua poin atas Barcelona, tepat menjelang Clasico pertama musim ini.

Sebelum menyambut Blaugrana di Madrid pada akhir pekan ini, mereka harus melawan Juve untuk pertama kalinya sejak pertandingan perempat final antara keduanya pada tahun 2018.

Pada kesempatan itu, Real Madrid memenangi leg pertama 3-0 di Turin, dengan Cristiano Ronaldo mencetak dua gol, tetapi kemudian membutuhkan penalti Ronaldo di menit akhir di kandang sendiri untuk menang dengan agregat 4-3.

Tentu saja, bintang asal Portugal itu kemudian berganti klub, tetapi sejak kepergiannya, Juventus telah menjadi kekuatan yang memudar, baik di dalam maupun luar negeri.

Karena tidak melangkah jauh di Liga Champions dalam beberapa musim terakhir, raksasa Italia tersebut finis di peringkat ke-20 pada fase liga musim lalu, sebelum kalah dari PSV Eindhoven di babak playoff sistem gugur.

Tujuan utama mereka kali ini adalah masuk delapan besar dan langsung lolos ke babak 16 besar, namun Juventus memulai laga Liga Champions dengan dua hasil imbang.

Pada pertandingan pertama, Bianconeri kebobolan dua gol di menit-menit akhir dan tampaknya akan kalah melawan Borussia Dortmund, tetapi berhasil mencetak dua gol di masa tambahan waktu dan membuat hasil imbang 4-4.

Dalam laga terakhir, mereka kena imbasnya sendiri ketika mantan pemain pinjaman Juve Renato Veiga mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir untuk mengubah kedudukan menjadi 2-2 di El Madrigal.

Hasil melawan Villarreal itu adalah satu dari lima hasil imbang berturut-turut - hasil imbang terpanjang klub tersebut selama hampir dua dekade. Juventus juga seri dalam lima dari tujuh pertandingan liga atau grup terakhir mereka di Liga Champions.

Setelah hanya memenangkan satu dari 11 pertandingan tandang terakhir mereka di level teratas Eropa, Juve kini menuju ke Spanyol setelah kekalahan 2-0 dari Como pada Minggu sore, membuat mereka berada di posisi kelima dalam klasemen Liga Italia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore