Hansi Flick Absen di El Clásico Setelah Kartu Merah di Laga Melawan Girona
JawaPos.com - Barcelona menghadapi laga berat saat bertemu Girona akhir pekan ini. Setelah menelan dua kekalahan beruntun dari PSG dan Sevilla, skuad asuhan Hansi Flick bertekad bangkit dan meraih kemenangan sebagai modal penting menjelang El Clásico pekan depan.
Laga berjalan ketat sejak awal. Barcelona sempat unggul lebih dulu lewat gol Pedri pada menit ke-13, namun Girona berhasil menyamakan kedudukan berkat aksi akrobatik Axel Witsel.
Tim tuan rumah sempat mendapat sejumlah peluang berbahaya yang gagal dimanfaatkan, sementara Barcelona nyaris kembali memimpin andai tendangan bebas Marcus Rashford tidak membentur mistar gawang.
Di babak kedua, Barcelona tampil lebih dominan dan terus menekan. Puncaknya terjadi di menit ke-93 ketika Ronald Araujo, yang masuk sebagai striker dadakan, mencetak gol penentu kemenangan.
Baca Juga: Barcelona vs Girona: Hansi Flick Tak Ingin Ulangi Kesalahan yang Sama saat Kalah dari Sevilla
Namun, di balik euforia kemenangan itu, terjadi insiden yang membuat Hansi Flick harus menerima konsekuensi berat.
Selebrasi yang Berujung Petaka
Mengutip laporan ESPN, di momen setelah gol Araujo, Flick melakukan selebrasi yang dianggap berlebihan oleh wasit Gil Manzano.
Pelatih asal Jerman itu terlihat bertepuk tangan ke arah lapangan, yang kemudian diartikan sebagai bentuk protes terhadap wasit.
Flick pun diganjar kartu kuning kedua setelah sebelumnya sudah mendapat peringatan, sehingga ia harus meninggalkan lapangan lebih awal.
Dalam wawancara pascalaga, sang pelatih menjelaskan bahwa tindakannya murni karena luapan emosi, bukan sindiran terhadap ofisial pertandingan.
“Frenkie (de Jong) ada di sana dan saya berkata sambil bertepuk tangan, ‘Oke, ayo Frenkie.’ Itu bukan reaksi untuk wasit atau siapa pun, hanya luapan emosi di momen penting. Bagi saya ini sepak bola, ini emosi,” jelas Flick.
Absen di El Clásico dan Ancaman Sanksi Tambahan

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
