
Mantan Pelatih Liverpool Jurgen Klopp Ogah Kembali ke Dunia Kepelatihan
JawaPos.com - Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, menjadi sasaran kritik pedas dan serangan pribadi dari seorang delegasi UEFA.
Florin Prunea, mantan pemain internasional Rumania yang kini bertugas sebagai delegasi UEFA, mengkritik banyak keputusan yang diambil oleh pelatih asal Jerman tersebut.
Dalam perannya di UEFA, Prunea memiliki tugas memastikan kelancaran pertandingan dengan mengawasi semua aspek permainan di bawah naungan UEFA, melontarkan serangan mengejutkan dalam sebuah penampilan di iAMSport Podcast.
"Pergi ke Red Bull. Dia pergi ke Red Bull Salzburg hanya untuk jalan-jalan dan mendapatkan uang tanpa melakukan apa-apa," uja Prunea dikutip melalui laman The Mirror, Jumat (17/10).
Klopp dikenal sebagai salah satu salah satu pelatih terbaik di dunia dan kini mejabat sebagai direktur olahraga global di Red Bull Soccer. Ia sekarang bekerja dalam model multi-club dengan tugasnya yang lebih bersifat pengawasan di sejumlah klub termasuk RB Leipzig, Red Bull Salzburg, dan New York Red Bulls.
Selain mengkritik pekerjaan barunya, Prunea juga menyerang penampilan fisik Klopp. Dalam bahasa Rumania, Prunea menggunakan istilah yang menyamakan Klopp dengan "badut".
"Saya tidak pernah menyukainya. Semua sirkus itu... Anda akan mengatakan dia sedang mengunyah batu bata dengan giginya," ujar mantan pemain Rumania tersebut dikutip melalui laman The Mirror, Jumat (17/10).
Serangan dari delegasi UEFA ini dinilai mengejutkan, mengingat Klopp selama ini dikenal memiliki reputasi yang baik dan sangat dihormati di dunia sepak bola, sebelumnya ia juga mengatakan tentang proyek barunya dengan Red Bull.
"Beberapa bulan setelah itu kesempatan itu muncul. Saya tidak ingin menjadi penumpang atau orang terkemuka di ruangan itu. Saya benar-benar ingin memberikan nilai pada hal itu,"
"Saya tidak ingin melakukan itu (menjadi manajer) lagi. Saya ingin mendapatkan awal yang baru dan ini adalah kesempatan. Untuk menambah nilai. Seperti apa bentuknya, kita akan lihat. Tidak ada satu rencana yang berhasil untuk semua tim. Kami ingin menjadi yang terbaik semampu kami. Di setiap departemen, di setiap klub."
Selama berkarier sebagai pelatih Jurgen Klopp meraih banyak sekali penghargaan individu serta trofi seperti, satu trofi Liga Champions, dua German Champion, satu VDV-Coach of The Season, satu World's Best Club Coach, hingga satu trofi FIFA Club World Cup.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
