Son Heung-min saat berlatih dengan timnas Korea Selatan. (REUTERS/Kim Hong-Ji)
JawaPos.com – Kapten timnas Korea Selatan, Son Heung-min, memberikan peringatan kepada rekan-rekannya untuk menunjukkan sikap yang lebih agresif serta tidak terlalu menghormati lawan-lawan yang lebih kuat. Hal ini penting untuk memastikan performa terbaik mereka di Piala Dunia 2026 mendatang.
Pada jeda internasional bulan Oktober ini, timnas Korea Selatan mengalami dua hasil yang sangat berbeda saat menghadapi dua tim dengan kualitas yang kontras. Dalam uji coba pertama, skuad yang dilatih oleh Myung-bo Hong mengalami kekalahan telak 0-5 dari timnas Brasil, yang merupakan juara Piala Dunia sebanyak lima kali.
Namun, tim yang dijuluki Taegeuk Warriors berhasil bangkit dari keterpurukan dengan meraih kemenangan 2-0 atas Paraguay di Stadion Piala Dunia Seoul pada Selasa (14/10). Dalam pertandingan tersebut, Eom Ji-sung, winger dari Swensea City, dan Oh Hyeon-gyu, penyerang KRC Genk, masing-masing mencetak satu gol untuk membawa Korea Selatan meraih kemenangan.
"Saya rasa kami harus memperhatikan detail-detail kecil. Ketika kami menghadapi tim-tim kuat, kami harus memikirkan bagaimana bisa lebih agresif. Misalnya, saya rasa kami terlalu menghormati Brasil," ungkap Son kepada para wartawan. Ia menambahkan, "Itu sangat memengaruhi hasil (0-5). Kami sekarang tahu betapa menyakitkannya dibantai seperti itu, dan kami harus belajar bagaimana melawan balik."
Son juga menjelaskan bahwa setelah mengalami kekalahan besar, para pemain bisa merasa putus asa, dan hal tersebut terlihat di lapangan. "Melihat rekan satu tim melupakan semua itu (kekalahan) dan memanfaatkan peluang (saat menang melawan Paraguay), saya merasa sangat bersyukur sebagai kapten. Kunci utamanya adalah kami melakukan tugas dan rencana dengan baik, terlepas dari apa yang dilakukan tim lawan," tambahnya.
Korea Selatan telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 sejak ronde ketiga pada bulan Juni lalu. Mereka berhasil memuncaki klasemen Grup B dengan koleksi 20 poin tanpa menelan kekalahan, serta mencetak 20 gol dan hanya kebobolan tujuh kali.
Kelolosan ini melanjutkan tradisi Taegeuk Warriors yang selalu berhasil melangkah ke Piala Dunia sejak tahun 1986, dengan pencapaian semifinal pada tahun 2002 menjadi yang terbaik dalam sejarah mereka di kompetisi bergengsi antarnegara ini.
Selama perjalanan mereka menuju semifinal pada tahun 2002, Korea Selatan berhasil mengalahkan tim-tim kuat seperti Portugal, Italia, dan Spanyol, sebelum akhirnya dihentikan oleh Jerman.
Son dan timnya percaya bahwa tidak ada yang mustahil untuk mengulangi kesuksesan tersebut, terutama dengan adanya talenta-talenta muda berbakat yang bermain di Eropa, seperti Lee Kang-in dari Paris Saint-Germain, Kim Min-jae dari Bayern Munchen, Hwang Hee-chan dari Wolverhampton, dan Jens Carstop dari Borussia Monchengladbach.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
