Pemain Timnas Prancis melakukan selebrasi usai membobol gawang Azerbaijan. (Dok. FFF)
JawaPos.com - Didier Deschamps memberi penilaian pada permainan Florian Thauvin dan Michael Olise setelah Timnas Prancis berhasil mengalahkan Azerbaijan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Laga yang berakhir dengan skor 3-0 tersebut dimainkan di Parc des Princes, Sabtu (11/10/2025).
Florian Thauvin dan Michael Olise memulai pertandingan dengan situasi berbeda. Jika Michael Olise dimainkan sebagai starter, berbeda dengan Florian Thauvin yang baru dimainkan pada menit ke-83 dan berhasil mencetak satu gol.
Sang pelatih turut senang dengan gol yang dicetak Florian Thauvin. Menurutnya, pemain yang kembali dipanggilnya itu sejak terakhir kali pada 2019, memiliki kualitas yang baik saat di depan gawang lawan.
"Itu luar biasa bagi kami dan baginya. Tentu saja, seperti semua pemain lainnya, dia senang berada di sini. Dia selalu memiliki kualitas teknis, keahliannya di depan gawang, dan dia datang dengan penuh semangat dan antusiasme."
"Saya turut senang untuknya karena dia bisa mencetak gol; ini momen yang membahagiakan baginya. Dia sangat senang bergabung dengan kami; jelas; dia merasa puas," ucap Didier Deschamps setelah pertandingan yang dikutip dari laman L'Equipe, Sabtu (11/10/2025).
Pelatih berusia 56 tahun itu juga memberikan komentar pada penampilan Michael Olise. Deschamps berpendapat bahwa permainannya kurang bagus, namun pemainnya itu masih menyimpan banyak kualitas untuk Prancis.
"Tidak, itu bukan penampilan terbaiknya. Meskipun terbiasa dengan posisi ini bersama Bayern Munich (kanan), dia lebih terbiasa bermain di tengah. Michael punya banyak kualitas, dia lebih banyak menghabiskan waktu untuk tekniknya. Saya tidak khawatir tentang dia, dia akan tetap menjadi pemain yang sangat penting bagi Les Bleus," kata Deschamps.
Tidak hanya mereka, Deschamps juga menyoroti permainan Khephren Thuram dan Hugo Ekitike. Sang pelatih mengatakan bahwa dia akan terus memberikan kesempatan bermain kepada dua pemain mudanya itu.
"Memang tidak pernah mudah. Khephren (24 tahun) lebih leluasa di babak kedua, yang juga akan membantunya; ia butuh lebih banyak waktu bermain."
"Hugo (23 tahun), di babak pertama kami tidak banyak melihatnya. Setelah itu, kemampuannya untuk berlari ke depan jauh lebih menarik. Mereka pemain muda, jadi kami perlu melihat mereka lagi," ujar Deschamps.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
