Aljazair lolos ke Piala Dunia 2026, pertama kalinya sejak 2014 (sumber ESPN)
JawaPos.com - Aljazair memastikan langkah mereka menuju Piala Dunia 2026 setelah menuntaskan kualifikasi dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Somalia, Kamis (9/10) malam waktu setempat. Hasil itu menegaskan dominasi The Fennec Foxes di Grup G dan menandai kembalinya mereka ke panggung terbesar sepak bola dunia untuk pertama kalinya sejak 2014.
Pertandingan yang semula dijadwalkan sebagai laga kandang Somalia, akhirnya dimainkan di Kompleks Olimpiade Miloud Hadefi, Oran, Aljazair. Di hadapan ribuan pendukung yang memadati stadion, Riyad Mahrez menjadi bintang utama. Pemain sayap berusia 34 tahun itu mencatat satu gol dan dua assist, memimpin negaranya menuntaskan misi yang sempat tertunda hampir satu dekade.
Gol pertama hadir cepat di menit keenam melalui Mohamed Amoura, setelah Mahrez melepaskan umpan terukur yang menembus lini pertahanan Somalia. Tekanan Aljazair terus berlanjut dan pada menit ke-19, giliran Mahrez yang mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan. Amoura menutup pesta tiga gol dengan penyelesaian apik di menit ke-58, lagi-lagi berawal dari kreasi Mahrez di sisi kanan.
Dengan kemenangan ini, Aljazair mengunci posisi puncak Grup G dan memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini akan menjadi penampilan kelima mereka di turnamen tersebut, setelah sebelumnya tampil pada 1982, 1986, 2010, dan 2014. Dari keempat keikutsertaan itu, hanya di Brasil 2014 mereka berhasil menembus babak 16 besar, sebelum disingkirkan Jerman lewat perpanjangan waktu dengan skor 2-1.
Di bawah asuhan pelatih Vladimir Petkovic, mantan pelatih tim nasional Swiss, Aljazair tampil solid sepanjang kualifikasi. Dengan koleksi pemain berpengalaman seperti Mahrez, Aissa Mandi, dan Ismael Bennacer, tim ini tampil lebih seimbang antara pengalaman dan kecepatan pemain muda seperti Amoura dan Ramy Bensebaini.
Kemenangan ini juga mempertegas dominasi Afrika Utara di babak kualifikasi. Aljazair kini bergabung dengan Maroko, Tunisia, dan Mesir sebagai empat wakil pertama benua Afrika yang telah memastikan tiket. Seluruhnya berasal dari kawasan yang sama, menandai kebangkitan sepak bola Afrika bagian utara di level global.
Meski berstatus unggulan, jalan menuju Piala Dunia tidak sepenuhnya mudah. Sejumlah tim seperti Uganda dan Mozambik sempat memberi perlawanan ketat, namun Aljazair menunjukkan konsistensi sejak awal kualifikasi. Uganda kini berada di posisi kedua dengan selisih empat poin, sementara Mozambik dan Guinea tersingkir lebih awal.
Dengan sembilan tim Afrika dijamin tampil di Piala Dunia 2026, sisanya masih akan diperebutkan dalam beberapa pekan ke depan. Namun bagi Aljazair, tiket ini sudah lebih dari sekadar prestasi, ini adalah penegasan bahwa mereka kembali di antara elite dunia, dengan ambisi menulis kisah baru setelah satu dekade penantian.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
