Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Oktober 2025, 15.31 WIB

Steven Gerrard Sebut Generasi Emas Timnas Inggris Sebagai Sekumpulan Pecundang Egois

Generasi eman timnas Inggris era Steven Gerrad, Frank Lampard, dan Paul Scholes. (Richard Sellers/Sportsphoto/Allstar) - Image

Generasi eman timnas Inggris era Steven Gerrad, Frank Lampard, dan Paul Scholes. (Richard Sellers/Sportsphoto/Allstar)

JawaPos.com – Legenda hidup Liverpool, Steven Gerrard, mengungkapkan alasan mengapa generasi emas tim nasional Inggris pada masanya tidak mencapai kesuksesan yang diharapkan. Hal ini disebabkan oleh para pecundang egois yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan rivalitas antar klub yang terbawa sampai ke level tim nasional.

Gerrard, bersama dengan Rio Ferdinand yang pada zamannya merupakan tonggak pertahanan Manchester United, adalah bagian dari tim nasional Inggris yang dikenal sebagai generasi emas pada awal 2000-an. Meskipun memiliki banyak pemain berbakat seperti Frank Lampard, Wayne Rooney, David Beckham, dan Paul Scholes, The Three Lions tidak mampu melampaui babak perempat final Piala Dunia.

Dalam episode terbaru podcast Rio Ferdinand Presents yang dirilis pada Rabu (8/10), yang telah ditonton hampir 750 ribu orang, Gerrard berbagi pandangannya mengenai kegagalan timnas Inggris yang dijuluki sebagai generasi emas.

"Saya percaya kita semua (para bintang timnas Inggris) adalah pecundang yang egois. Saya melihat tayangan TV saat ini, dan melihat (Jamie) Carragher duduk di samping Paul Scholes dalam sebuah debat penggemar, mereka tampak seperti sudah bersahabat selama 20 tahun," ungkap Gerrard.

"Saya juga melihat hubungan Carragher dengan Gary Neville, mereka terlihat seperti sudah berteman baik selama dua dekade. Saya mungkin lebih dekat dan bersahabat dengan Anda (Ferdinand) sekarang dibandingkan saat saya bermain dengan Anda selama 15 tahun (di timnas)," tambahnya.

"Mengapa kita tidak terhubung saat berusia 20, 21, 22, atau 23 tahun? Apakah itu karena ego? Atau rivalitas? Menurut saya, budaya rivalitas di Inggris membuat kita tidak pernah terhubung satu sama lain," jelas pria yang akrab disapa Stevie G ini.

Gerrard juga menyampaikan keyakinannya bahwa ia bisa bermain di lini tengah bersama Frank Lampard dan Paul Scholes. Namun, ia menyoroti bahwa Scholes seringkali diposisikan di tempat yang tidak sesuai dengan keinginannya, yang akhirnya berujung pada keputusan Scholes untuk pensiun dari tim nasional pada tahun 2004.

"Jika Anda bermain dalam sistem yang diterapkan oleh banyak pelatih, seharusnya ada keberanian untuk mengatakan, 'Steven (Gerrard), bukan Anda hari ini, atau Frank (Lampard) atau (Paul) Scholesy,'" lanjut Gerrard.

"Menempatkan Scholesy di sisi kiri dan saya di sisi kanan, atau saya di sisi kiri, atau meminta salah satu dari kami untuk bermain sebagai gelandang bertahan, sangat merugikan kita semua. Namun, saya yakin kita bisa bermain bersama," tambahnya.

"Saya percaya kita bisa dilatih secara taktis untuk membuatnya berhasil, karena saya yakin kita memiliki kecerdasan sepak bola yang cukup untuk beradaptasi dan membuatnya bekerja di lapangan," kata Gerrard.

Dalam membandingkan tim The Three Lions generasinya dengan tim saat ini, Gerrard menilai bahwa pemain seperti Declan Rice dan Jude Bellingham adalah gelandang terbaik generasi sekarang.

"Di Liga Inggris, saya percaya Declan Rice adalah gelandang yang sangat, sangat baik. Saya sangat menyukai dia. Mentalitasnya, cara dia berkembang di Arsenal, sangat mengesankan," lanjut Gerrard.

"Dia menambah banyak hal baru dalam permainannya. Saya yakin dia akan menjadi lawan yang sangat tangguh dan tantangan yang menarik. Mengenai Jude Bellingham, jika dia bermain di Liga Inggris, saya ingin sekali bertemu dengannya," tambahnya.

"Saya benar-benar berpikir itu akan menjadi pengalaman yang menarik. Keduanya adalah gelandang terbaik saat ini, menurut pandangan saya sebagai mantan pemain timnas Inggris," tutup mantan pelatih Aston Villa ini.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore