
Gelandang Brighton asal Kamerun, Carlos Baleba. (Brightonandhovealbion.com)
JawaPos.com - Manchester United sempat dikabarkan sangat tertarik mendatangkan Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, kepindahan itu tak pernah terwujud dan sejak saat itu, karier sang gelandang muda asal Kamerun justru mengalami penurunan drastis.
Setan Merah memang berencana memperkuat lini tengah mereka pada musim panas 2025. Namun, setelah gagal mendatangkan target baru, posisi tersebut masih menjadi masalah besar di skuad Erik ten Hag. Awalnya, Baleba diyakini akan kembali menjadi incaran utama United di musim depan. Tetapi, melihat performanya sejauh ini, pihak Old Trafford disebut mulai meninjau ulang rencana transfer tersebut.
Baleba sejatinya tampil menonjol pada musim debutnya di Amex Stadium. Ia menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Premier League dan menarik perhatian banyak klub besar. Namun, musim ini menjadi cerita berbeda.
Dalam tujuh pertandingan pertama Premier League, Baleba memang enam kali menjadi starter, tetapi belum sekalipun menyelesaikan laga penuh 90 menit. Akhir pekan lalu, pemain berusia 21 tahun itu kembali ditarik keluar di babak pertama saat Brighton tertinggal 0-1 dari Wolverhampton Wanderers. Meski begitu, Brighton akhirnya berhasil mencetak gol di babak kedua untuk memaksakan hasil imbang.
Menariknya, ini bukan pertama kalinya pelatih Fabian Hurzeler menarik Baleba lebih cepat. Sang pemain juga sempat diganti di paruh waktu saat Brighton kalah dari Everton pada Agustus lalu, serta ketika ditahan imbang Tottenham bulan lalu.
Hurzeler menjelaskan bahwa pergantian terakhir bukan disebabkan performa buruk, melainkan karena Baleba mendapat kartu kuning lebih awal.
"Tidak, pergantian itu karena kartu kuning," ujar Hürzeler.
"Hal seperti itu bisa mengubah seluruh rencana pertandingan. Itu sebabnya saya frustrasi karena untuk pelanggaran pertama, dia langsung mendapat kartu kuning. Menurut saya, keputusan itu terlalu keras," jelasnya.
Pelatih asal Jerman itu juga mengakui bahwa rumor kepindahan ke Manchester United turut memengaruhi fokus Baleba selama musim panas. Brighton sendiri sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini, setelah sebelumnya kehilangan gelandang andalan mereka, Moises Caicedo, yang dijual dengan harga fantastis ke Chelsea.
Hurzeler menilai penurunan performa Baleba adalah hal wajar bagi pemain muda.
"Itu normal bila ada naik-turun dalam perkembangan mereka," katanya kepada talkSPORT.
"Saya yakin kami akan bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya lagi. Dia hanya butuh waktu. Tahun lalu perkembangan Baleba luar biasa mungkin semuanya terjadi terlalu cepat. Ada banyak rumor, dia tampil luar biasa, tapi saya selalu mencoba mengajarkan kerendahan hati kepada para pemain muda," lanjutnya.
Kini, masa depan Baleba menjadi tanda tanya. Apakah Manchester United masih tertarik mendatangkannya, atau justru beralih ke target lain setelah melihat musim sulit yang dialaminya di Brighton?

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
