Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Oktober 2025 | 05.28 WIB

FIFA Berada dalam Tekanan Politik Internasional Terkait Boikot Israel Akibat Genosida Palestina

Kantor FIFA (Dok. Sky Sports)

JawaPos.com - FIFA akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait seruan pelarangan Israel dari Piala Dunia 2026.

Dilansir dari laman Sport Bible pada Kamis (2/10), badan sepak bola dunia itu mengonfirmasi bahwa isu akan dibahas dalam rapat dewan di Zurich. Namun, FIFA menegaskan agenda utama belum mencantumkan pemungutan suara mengenai larangan tersebut.

Sejak konflik di Gaza meningkat pada Oktober 2023, seruan boikot Israel terus menguat. Para penggemar, tokoh masyarakat, hingga lembaga internasional menuntut Israel diperlakukan sama seperti Rusia pascainvasi ke Ukraina 2022.

Tekanan semakin keras setelah Spanyol, juara Euro 2024, mengancam mundur jika Israel tetap bermain.

Pernyataan terbaru Amnesty International menambah daftar panjang desakan terhadap FIFA dan UEFA.

Organisasi hak asasi itu menilai Israel tidak pantas ikut serta selama genosida terhadap rakyat Palestina masih berlangsung. Mereka menekankan olahraga tidak boleh dipisahkan dari prinsip kemanusiaan.

Meski tekanan semakin kuat, FIFA menyebut diskusi hanya dapat dilakukan di luar agenda resmi. Artinya, pembahasan Israel kemungkinan masuk dalam sesi lain-lain tanpa voting formal. Hal ini menimbulkan kritik bahwa FIFA berusaha menghindari keputusan politik yang berisiko.

Wakil Presiden FIFA sekaligus Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, menyatakan sikap hati-hati.

Montagliani menegaskan Israel berada di bawah yurisdiksi UEFA, sehingga keputusan utama tetap ada pada konfederasi tersebut. Montagliani mengaku menghormati proses dan keputusan yang akan dibuat UEFA.

Di sisi lain, laporan menunjukkan sejumlah petinggi UEFA mendorong rapat darurat eksekutif untuk membahas nasib Israel.

Namun, agenda itu ditunda setelah Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan rencana damai. Penundaan ini menimbulkan kecurigaan bahwa faktor politik luar turut memengaruhi keputusan olahraga.

FIFA kini berada di persimpangan sulit menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Isu genosida Gaza membuat seruan boikot Israel tak bisa diabaikan.

Bagaimanapun, keputusan akhir FIFA dan UEFA akan menjadi penentu arah moralitas sepak bola dunia.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore