Kantor FIFA (Dok. Sky Sports)
JawaPos.com - FIFA akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait seruan pelarangan Israel dari Piala Dunia 2026.
Dilansir dari laman Sport Bible pada Kamis (2/10), badan sepak bola dunia itu mengonfirmasi bahwa isu akan dibahas dalam rapat dewan di Zurich. Namun, FIFA menegaskan agenda utama belum mencantumkan pemungutan suara mengenai larangan tersebut.
Sejak konflik di Gaza meningkat pada Oktober 2023, seruan boikot Israel terus menguat. Para penggemar, tokoh masyarakat, hingga lembaga internasional menuntut Israel diperlakukan sama seperti Rusia pascainvasi ke Ukraina 2022.
Tekanan semakin keras setelah Spanyol, juara Euro 2024, mengancam mundur jika Israel tetap bermain.
Pernyataan terbaru Amnesty International menambah daftar panjang desakan terhadap FIFA dan UEFA.
Organisasi hak asasi itu menilai Israel tidak pantas ikut serta selama genosida terhadap rakyat Palestina masih berlangsung. Mereka menekankan olahraga tidak boleh dipisahkan dari prinsip kemanusiaan.
Meski tekanan semakin kuat, FIFA menyebut diskusi hanya dapat dilakukan di luar agenda resmi. Artinya, pembahasan Israel kemungkinan masuk dalam sesi lain-lain tanpa voting formal. Hal ini menimbulkan kritik bahwa FIFA berusaha menghindari keputusan politik yang berisiko.
Wakil Presiden FIFA sekaligus Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, menyatakan sikap hati-hati.
Montagliani menegaskan Israel berada di bawah yurisdiksi UEFA, sehingga keputusan utama tetap ada pada konfederasi tersebut. Montagliani mengaku menghormati proses dan keputusan yang akan dibuat UEFA.
Di sisi lain, laporan menunjukkan sejumlah petinggi UEFA mendorong rapat darurat eksekutif untuk membahas nasib Israel.
Namun, agenda itu ditunda setelah Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan rencana damai. Penundaan ini menimbulkan kecurigaan bahwa faktor politik luar turut memengaruhi keputusan olahraga.
FIFA kini berada di persimpangan sulit menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Isu genosida Gaza membuat seruan boikot Israel tak bisa diabaikan.
Bagaimanapun, keputusan akhir FIFA dan UEFA akan menjadi penentu arah moralitas sepak bola dunia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
