Rasmus Hojlund (kiri) dan Kevin de Bruyne (kanan) jadi motor serangan Napoli saat menang 2-1 lawan Sporting Lisbon, Kamis (2/10). (Dok. Napoli)
JawaPos.com – Sahabat Timnas Indonesia Jay Idzes, Nemanja Matic, pernah memberikan pernyataan pedas tentang Manchester United. Ucapan Matic ini terlontar musim lalu saat timnya, Olympique Lyon, bertemu Man United di perempat final Liga Europa.
“Di United, pihak klub tidak terlalu mengurusi aspek teknikmu di lapangan sehingga menang dalam pertandingan. Mereka lebih konsentrasi kepada publisitas dan aspek komersial, termasuk apakah seorang pemain bisa menggaet banyak sponsor juga penjualan jersey-nya laris,” tutur Matic saat diwawancara The Athletic pada April lalu.
Pengakuan Matic soal komodifikasi pemain di Man United itu bukan baru sebetulnya. Namun, bagi fans, pernyataan Matic itu tetap bikin sakit hati.
Apalagi, setiap melihat pemain sukses setelah tak lagi berkostum Setan Merah. Hal itu seolah semakin menegaskan kalau menang trofi bukan lagi tujuan klub.
Yang terbaru tentu keberadaan Rasmus Hojlund yang moncer bersama klub Italia, SSC Napoli. Pemain yang dipinjamkan ke Napoli itu mencetak dua gol saat membawa Partenopei menang dengan skor 2-1 atas Sporting Lisbon, Kamis (2/10), di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, pada matchday kedua Liga Champions.
Dengan dua gol ini, Hojlund secara keseluruhan mencetak tiga gol dalam lima laga bersama Napoli di semua ajang. Selain dua gol di Liga Champions, satu gol lagi dihasilkan di Liga Italia.
Nah, atas moncernya performa Hojlund, pemain Timnas Denmark itu mendapatkan penghargaan spesial, yaitu trofi Man of The Match (MoTM).
Mirror menulis jika selebrasi Hojlund seolah menyindir Man United. Usai mencetak gol, Hojlund menarik jersey Napoli di bagian dada dan menunjukkan logo klub Napoli.
Di sisi lain, playmaker Napoli Kevin de Bruyne mengatakan Hojlund adalah pemain yang cerdik. Dia bisa mencari celah di antara lini belakang lawan.
Hojlund juga turut memuji De Bruyne. Eks pemain Manchester City dan Timnas Belgia itu masih menunjukkan kemampuan spesial di usia 30-an.
“Kevin (De Bruyne) adalah legenda olahraga ini. Bagi saya, setiap kali Kevin menguasai bola, dia harus mencari ruang. Saya sangat bersyukur bisa bermain dengan pemain seperti ini,” ujar Hojlund.
Dua gol Hojlund ke gawang Sporting Lisbon semuanya berkat umpan gol dari De Bruyne.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
