Federico Dimarco, bek kiri Inter Milan. (Dok. Federico Dimarco)
JawaPos.com - Inter Milan mengincar kemenangan keduanya saat menghadapi tim asal Republik Ceko, Slavia Praha, di Liga Champions. Laga tersebut bakal dimainkan di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (1/10/2025).
Federico Dimarco mengatakan bahwa dia telah mempersiapkan diri dengan baik menjelang laga melawan Slavia Praha. Selain itu, Inter Milan juga kembali menemukan kepercayaan dirinya setelah menang tiga pertandingan berturut-turut.
"Kami menghadapinya dengan baik. Kami telah memenangkan tiga pertandingan terakhir, dan besok kami akan berusaha meraih kemenangan keempat berturut-turut. Dengan bantuan pelatih, saya berusaha untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri dan meningkatkan kebugaran saya melalui latihan dan pertandingan," ucap Federico Dimarco saat konferensi pers yang dikutip dari laman resmi Inter Milan, Selasa (30/9/2025).
Pemain yang berposisi sebagai bek kiri tersebut pantang meremehkan Slavia Praha yang menjadi tim paling ditakuti di Liga Republik Ceko. Federico Dimarco menilai bahwa tim asuhan Jindrich Trpisovsky bakal bisa mengimbangi permainan Inter Milan.
"Kita tidak boleh meremehkan lawan kita. Setiap pertandingan Liga Champions sulit, dan Slavia Praha adalah tim kuat yang telah mendominasi liga domestik mereka selama bertahun-tahun. Mereka akan mengimbangi kita di seluruh lini lapangan, dan kita harus cerdas dalam bermain di luar tekanan mereka agar kita bisa melukai mereka," kata Dimarco.
Salah satu penyerang baru Inter Milan, Ange-Yoan Bonny, masih belum diberikan menit bermain yang cukup. Sang pelatih, Cristian Chivu, memastikan bahwa pemainnya itu akan dimainkan di pertandingan yang tepat.
"Para pemain menyulitkan saya. Saya berusaha menemukan momen yang tepat dan memberi semua orang kesempatan, karena mereka semua pantas mendapatkannya."
"Mereka adalah tim dengan nilai-nilai yang kuat. Sayangnya, saya tidak bisa memberi penghargaan kepada semua orang setiap saat, tetapi setiap dari mereka akan memiliki momennya masing-masing," ujar Cristian Chivu.
Dalam dua pertandingan terakhir, Chivu lebih memilih memainkan Josep Martinez sebagai kiper utama ketimbang Yann Sommer. Namun, pelatih yang juga legenda klub tersebut memastikan bahwa kiper eks Timnas Swiss itu tetap jadi pemain utama di skuadnya.
"Saya cukup beruntung memiliki 22 pemain yang saya anggap semuanya sebagai pemain inti, dan saya mengatakan itu karena saya bekerja dengan mereka setiap hari. Jika seseorang memberi lebih atau kurang, tanggung jawabnya selalu ada pada saya."
"Sommer akan menjadi pemain inti: sejak saya datang ke sini, setiap perubahan selalu dilakukan untuk menghargai keterampilan. Kami sepenuhnya menyadari pentingnya menjaga keseimbangan," tutur Chivu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
