Timnas Malaysia (Instagram @harisbinzamri)
JawaPos.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) baru-baru ini dijatuhi sanksi FIFA setelah terbukti melakukan rekayasa terhadap dokumen naturalisasi tujuh pemain asing.
Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi skuad Harimau Malaya, mengingat langkah mereka dalam memperkuat tim dengan pemain keturunan kini berbalik menjadi bumerang.
Kasus Malaysia menambah daftar panjang negara yang harus berurusan dengan FIFA terkait pemalsuan dokumen naturalisasi pemain.
Sebelumnya, beberapa negara lain juga pernah merasakan hukuman serupa, mulai dari Timor Leste, Bolivia, hingga Guinea Khatulistiwa.
Kasus dari negara di Asia Tenggara pernah terjadi pada 2015 ketika Timor Leste kedapatan memalsukan dokumen sembilan pemain asal Brasil.
Mereka dinaturalisasi secara tidak sah agar bisa memperkuat Timnas Timor Leste. FIFA dan AFC tak tinggal diam.
Akibat pelanggaran itu, Timor Leste didiskualifikasi dari kualifikasi Piala Asia 2023. Lebih parah lagi, mereka harus menerima keputusan forfeit 29 pertandingan di level AFC dengan skor WO 0-3.
Federasi sepak bola Timor Leste juga dijatuhi denda sebesar USD 20 ribu. Skandal ini membuat reputasi sepak bola negara tersebut turun drastis.
Bolivia juga sempat menjadi sorotan ketika nekat memainkan Nelson Cabrera pada kualifikasi Piala Dunia 2018.
Cabrera sejatinya lahir di Paraguay dan tidak memenuhi syarat untuk dinaturalisasi sesuai regulasi FIFA.
Hasilnya, dua laga yang dimainkan Cabrera langsung di-forfeit dengan skor 0-3. Federasi Sepak Bola Bolivia pun dikenakan denda.
Kasus ini bukan hanya berdampak pada Bolivia, tetapi juga mengguncang klasemen grup kualifikasi, sebab tim lain seperti Chile dan Peru ikut terkena imbas perhitungan ulang poin.
Kasus lebih baru menimpa Guinea Khatulistiwa, ketika FIFA menemukan bahwa Emiliano Nsue, salah satu pemain andalan mereka, ternyata tidak memenuhi syarat untuk membela Timnas Guinei Khatulistiwa. Parahnya, hal ini berlangsung selama 11 tahun sebelum akhirnya terungkap.
Konsekuensinya cukup berat. Dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Guinea Khatulistiwa dianggap kalah WO dengan skor 0-3. Federasi sepak bola mereka dikenai denda, sementara Nsue dijatuhi hukuman larangan bermain selama enam bulan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
