
Timnas Malaysia. (ig @voxietyfootball).
JawaPos.com-FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi yang terlibat dalam kasus dugaan manipulasi dokumen. Keputusan itu diumumkan setelah Komite Disiplin FIFA menemukan adanya pelanggaran serius terhadap Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC).
Kasus ini langsung menarik perhatian publik. Sebab, tujuh pemain tersebut sudah sempat tampil memperkuat Timnas Malaysia saat melawan Vietnam pada 10 Juni 2025 dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Dalam pernyataan resmi, FIFA menegaskan bahwa masalah ini bermula dari dokumen yang dipalsukan dalam proses naturalisasi pemain. FAM sebelumnya mengajukan pertanyaan kepada FIFA terkait kelayakan para pemain untuk diturunkan di level internasional. Namun, dalam proses itu, sejumlah dokumen diduga dimanipulasi agar mereka tetap bisa memperkuat timnas.
Komite Disiplin FIFA menilai tindakan tersebut termasuk kategori serius karena menyangkut integritas kompetisi. Tidak hanya merugikan tim lain, tetapi juga dianggap mencederai semangat fair play yang selalu dikampanyekan FIFA.
Ada tujuh pemain yang dijatuhi hukuman larangan aktif dalam sepak bola selama 12 bulan penuh.
1. Gabriel Filepe Arrocha, bek kiri kelahiran La Palma, Spanyol 15 Januari 2002, yang saat ini memperkuat Unionistas, tim Spanyol, dipinjam dari Tenerife. Sudah 4 kali bermain untuk timnas Malaysia.
2. Facundo Tomas Garces, bek kelahiran Santa Fe, Argentina 5 September 1999, saat ini memperkuat Alaves, tim La Liga Spanyol. Dia sudah 2 kali memperkuat timnas Malaysia.
3. Rodrigo Julian Holgado, penyerang kelahiran La Tablada, Argentina 28 Juni 1995, saat ini memperkuat America De Cali, tim Liga Kolombia. Dia sudah memperkuat Timnas Malaysia 2 kali bermain dan mencetak 1 gol.
4. Imanol Javier Machuca, winger kelahiran Roldan, Argentina 15 Januari 2000, saat ini memperkuat tim Argentina Velez Sarfield dengan status pinjaman dari tim Brasil Fortaleza. Dia sudah mengantongi 1 kali bermain bersama timnas Malaysia.
5. Joao Victor Brandao Figueredo, penyerang kelahiran Sao Paulo, Brasil 27 Mei 1996, saat ini memperkuat tim Malaysia Johor Darul Takzim. Dia sudah 3 kali bermain dan mencetak 3 gol untuk timnas Malaysia.
6. Jon Irazabal Iraurgui, bek kelahiran Bilbao, Spanyol 28 November 1996, saat ini memperkuat tim asal Malaysia Johor Darul Takzim. Dia sudah 2 kali bermain untuk Timnas Malaysia.
7. Hector Alejandro Hervel Serano, gelandang yang lahir di Leidsschendam, Belanda 15 Mei 1996, saat ini memperkuat Johor Darul Takzim. Dia sudah 2 kali bermain dan mencetak 1 gol untuk Harimau Malaya.
Selain larangan bermain, masing-masing pemain juga dikenai denda sebesar CHF 2.000 (sekitar Rp 34 juta). Hukuman ini berlaku tidak hanya di level internasional, tetapi juga mencakup aktivitas mereka di klub.
Tidak hanya para pemain, FAM juga harus menanggung konsekuensi finansial. FIFA menjatuhkan denda sebesar CHF 350.000 (sekitar Rp 6,3 miliar) kepada federasi tersebut. Jumlah yang cukup besar ini dipandang sebagai sinyal keras agar kasus serupa tidak terulang.
Menurut laporan, FAM saat ini sedang mempelajari isi keputusan dan mempertimbangkan langkah banding. FIFA memberikan waktu 10 hari bagi pihak yang dijatuhi sanksi untuk mengajukan banding secara resmi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
