
Noni Madueke alami cedera. (dok. Arsenal)
JawaPos.com-Kabar buruk menghampiri Arsenal setelah Noni Madueke dipastikan mengalami cedera lutut serius. Winger muda asal Inggris itu diprediksi baru bisa kembali ke kondisi terbaiknya sekitar periode Natal, sehingga berpotensi absen hingga 18 pertandingan bersama klub maupun tim nasional.
Kabar ini pertama kali mencuat pada Selasa (23/9) pagi waktu setempat, hanya dua hari setelah laga Arsenal kontra Manchester City yang berakhir imbang 1-1 di Emirates Stadium.
Saat itu, Madueke tampil impresif di babak pertama namun ditarik keluar saat jeda pertandingan. Keputusan itu sempat membingungkan publik, tetapi Mikel Arteta kemudian mengonfirmasi bahwa sang pemain mengalami cedera lutut.
Menurut laporan dari Sports Mole, Madueke kemungkinan besar akan menepi selama dua bulan. Bahkan jika ia mendapat lampu hijau untuk kembali bermain pada akhir November, proses pemulihan penuh hingga mencapai kondisi puncak diperkirakan baru terjadi sekitar pertengahan Desember.
Jurnalis Charles Watts menegaskan bahwa absennya Madueke akan menjadi kehilangan besar bagi Arsenal.
“Ini benar-benar pukulan besar. Memang bukan skenario terburuk, jadi sedikit bisa diterima, tapi tetap saja dua bulan absen itu sangat berat. Saat dia kembali, Anda sudah berbicara soal periode Natal,” ujar dia, dikutip dari laporan tersebut.
Watts juga menambahkan bahwa cedera ini datang pada momen yang tidak mengenakkan.
“Dia baru saja bergabung, memberi dampak besar, terlihat sangat menjanjikan. Tapi tiba-tiba harus masuk ruang perawatan karena hal yang sangat sepele, insiden yang bahkan tidak banyak orang sadari,” kata dia.
Meski begitu, kabar baiknya adalah Madueke terhindar dari cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang berpotensi mengakhiri musim. Dia digantikan oleh Bukayo Saka saat laga melawan Manchester City.
Kehadiran Saka sedikit mengurangi kekhawatiran Arsenal di sisi kanan, meski kondisi fisiknya juga perlu dijaga dengan hati-hati. Saka sendiri baru pulih dari cedera hamstring dan musim lalu pernah absen hingga tiga bulan karena masalah serupa.
Arteta tentu tidak ingin memaksakan Saka bermain di setiap laga dalam periode absennya Madueke. Situasi ini membuat pelatih asal Spanyol tersebut harus memutar otak untuk mencari opsi alternatif.
Salah satu nama yang mencuat adalah Max Dowman. Pemain muda kelahiran 2009 itu sudah beberapa kali diberi kesempatan tampil dari bangku cadangan, termasuk saat melawan Leeds United dan Liverpool. Watts pun percaya Dowman bisa segera mencatatkan debut sebagai starter bersama tim utama Arsenal.
“Itu tergantung pada seberapa kuat tekad Arsenal untuk tidak memainkan Ethan Nwaneri di sisi kanan. Sejauh ini, mereka ingin dia bermain di posisi tengah. Kalau mereka konsisten dengan rencana itu, Dowman pasti akan dapat menit bermain. Anda tidak bisa memainkan Saka terus-menerus,” tutur Watts.
Menurut dia, Dowman sudah menunjukkan kualitas untuk menghadapi bek senior.
“Kalau Anda berani memasukkannya di laga besar seperti di Anfield, tentu tidak ada masalah memberinya kesempatan starter di laga kandang melawan tim-tim tertentu. Dari apa yang sudah kita lihat, Dowman bisa merepotkan siapa pun,” ujar dia.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
