
Ethan Nwaneri masih dipercaya Arteta (dok. Arsenal)
JawaPos.com-Masa depan gelandang muda Arsenal Ethan Nwaneri kembali jadi sorotan. Dia belum banyak dipercaya tampil sejak menit awal musim ini.
Namun, legenda klub menegaskan bahwa Mikel Arteta sejatinya tetap memiliki keyakinan penuh kepada wonderkid berusia 18 tahun tersebut. Hanya saja keputusan sang pelatih kerap menimbulkan tanda tanya.
Publik sempat bertanya-tanya ketika Nwaneri tidak diturunkan sejak menit awal dalam laga Arsenal kontra Manchester City di Premier League akhir pekan lalu. Padahal, kapten tim Martin Odegaard absen karena cedera bahu yang sudah dua kali kambuh musim ini.
Alih-alih memainkan Nwaneri, Arteta justru lebih memilih Mikel Merino untuk mengisi pos gelandang kanan. Keputusan itu menimbulkan kritik karena Merino bukanlah tipikal playmaker kreatif seperti Nwaneri.
Statistik pun membuktikan, dia hanya mencatatkan Expected Assist (xA) 0,03 sepanjang babak pertama sebelum akhirnya ditarik keluar di jeda pertandingan. Arsenal lalu memasukkan Eberechi Eze yang mampu memberi dampak lebih nyata.
Sementara itu, Nwaneri baru masuk ke lapangan pada menit ke-84, ketika The Gunners sedang mati-matian mencari gol penentu. Meski begitu, mengutip dari Sports Mole, Arteta sebenarnya pernah mempercayai Nwaneri untuk tampil lebih dini.
Dalam beberapa laga, dia tak segan menggantikan Odegaard dengan Nwaneri saat sang kapten mengalami cedera di babak pertama, termasuk ketika melawan Leeds United dan Nottingham Forest. Karena itulah, legenda Arsenal Ray Parlour menilai bahwa Arteta sejatinya tidak ragu dengan kualitas sang pemain muda.
“Ethan sudah dimainkan di sebagian besar laga musim ini, dan saya yakin dia akan mendapat banyak kesempatan tampil sebagai starter,” ujar Parlour.
Dia menambahkan bahwa Arteta hanya berhati-hati dalam memberi menit bermain karena Nwaneri masih sangat muda, sehingga butuh proses agar berkembang lebih stabil.
Parlour menekankan bahwa Arsenal punya jadwal padat hingga lebih dari 50 pertandingan musim ini, dengan risiko cedera yang tinggi. Kondisi itu membuat peluang Nwaneri mendapat menit bermain sejak awal tetap terbuka lebar.
“Mikel punya keyakinan penuh padanya. Jadi Ethan tidak perlu khawatir kehilangan rasa percaya diri. Kesempatannya akan datang dan saat itu tiba, ia pasti bisa memanfaatkannya,” tegas Parlour.
Namun, di sisi lain, fakta di lapangan menunjukkan Nwaneri beberapa kali terpinggirkan di momen penting. Saat Arsenal kalah 0-1 dari Liverpool di Anfield, Arteta lebih memilih memberi kesempatan kepada Max Dowman yang masih berusia 15 tahun.
Lalu, pada laga Liga Champions melawan Athletic Bilbao, Nwaneri tak dimainkan sama sekali meski Odegaard absen. Keputusan Arteta terbukti tepat karena Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli mampu mencetak gol dan assist, mengantarkan kemenangan 2-0.
Menariknya, musim lalu Nwaneri pernah membuktikan kapasitasnya ketika Bukayo Saka absen selama tiga bulan akibat cedera hamstring. Dia dipercaya menempati posisi sayap kanan dan tampil cemerlang dengan torehan sembilan gol di semua ajang, termasuk empat gol di Premier League.
Namun, masuknya Noni Madueke serta munculnya bakat Dowman membuat Arteta kini lebih sering memposisikan Nwaneri sebagai gelandang tengah ketimbang winger.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
