
Hugo Ekitike bisa bermain bersama Alexander Isak. (dok. Liverpool)
JawaPos.com-Liverpool melangkah ke babak keempat EFL Cup setelah menang tipis 2-1 atas Southampton di Anfield, Rabu (24/9) dini hari WIB. Laga dramatis itu menjadi panggung bagi dua rekrutan anyar, Alexander Isak dan Hugo Ekitike
Mereka sukses membuktikan diri sekaligus membantah anggapan keduanya sulit dimainkan dalam satu skuad. The Reds sempat waspada ketika Southampton mampu menyamakan kedudukan melalui Shea Charles menjelang akhir laga.
Namun, Ekitike kembali jadi pahlawan lewat gol telatnya yang memastikan kemenangan Liverpool. Dia kemudian harus menerima kartu merah yang dianggap kontroversial.
"Liverpool sekali lagi menunjukkan keahlian mereka dalam mencuri kemenangan di momen genting," melansir dari Sports Mole.
Gol Isak di babak pertama menjadi awal sempurna bagi pasukan Arne Slot. Striker asal Swedia itu memperlihatkan kualitasnya sebagai predator di depan gawang, sekaligus mencetak gol perdana untuk Liverpool sejak bergabung pada musim panas lalu.
Dia bahkan nyaris menggandakan keunggulan andai tembakannya tak digagalkan kiper lawan. Namun, kegembiraan itu sirna sejenak ketika Shea Charles berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Liverpool. Kerja sama cepat dengan Joshua Quarshie berujung pada gol penyeimbang yang membuat suporter Southampton bersorak di tribun Anfield.
Meski statistik menunjukkan dominasi Liverpool, Southampton tidak menyerah begitu saja. Tim asuhan Will Still mampu beberapa kali merepotkan pertahanan The Reds.
Giorgi Mamardashvili dan Giovanni Leoni dipaksa bekerja keras untuk mengamankan gawang tuan rumah dari serangan balik cepat The Saints.
Kemenangan Liverpool akhirnya dipastikan melalui Ekitike. Striker muda Prancis itu mencetak gol kelimanya dalam delapan laga bersama The Reds. Gol ini bukan hanya jadi penentu lolos ke babak berikutnya, tetapi juga menegaskan perannya sebagai pelapis ideal Isak di lini depan.
"Ekitike membuktikan dirinya sebagai alternatif elit yang dibutuhkan tim sebesar Liverpool," tulis laporan Sports Mole.
Sayangnya, euforia Ekitike hanya bertahan singkat. Tak lama setelah mencetak gol kemenangan, dia diganjar kartu merah akibat pelanggaran yang dianggap sembrono.
Keputusan itu menuai perdebatan, namun setidaknya membuat Slot lebih mudah menentukan formasi di laga Premier League akhir pekan melawan Crystal Palace, karena Ekitike dipastikan absen.
Dari sisi Southampton, hasil ini memang pahit. Namun, performa mereka di Anfield bisa jadi modal positif untuk menatap Championship.
Will Still patut berbangga karena anak asuhnya mampu memberi perlawanan berarti meski punya catatan buruk sebelumnya, delapan kekalahan beruntun di markas Liverpool dengan agregat 25-2.
Southampton memang sudah tersingkir, tetapi keberanian mereka menguji juara Premier League musim lalu layak mendapat apresiasi. Kini, fokus utama mereka adalah bangkit dari keterpurukan di liga domestik dan menghentikan rentetan lima laga tanpa kemenangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
