Seorang penyusup lapangan berlari melintasi lapangan saat Rashford dan Olmo terhubung untuk gol ketiga Barcelona (Instagram @velvabol)
JawaPos.com - Malam kemenangan Barcelona atas Getafe di Stadion Johan Cruyff berubah menjadi sorotan politik ketika seorang penonton menerobos lapangan sambil mengibarkan bendera Palestina. Insiden yang memecah konsentrasi itu terjadi tepat pada momen gol indah dari Dani Olmo, menambah lapisan drama dalam laga La Liga yang semula berjalan mulus.
Pertandingan memasuki menit ke-62 ketika gelandang muda Marc Casado mengirim umpan panjang ke sisi sayap. Marcus Rashford, yang tampil penuh kecepatan di lini depan Blaugrana, melakukan sprint melewati pertahanan Getafe. Bola kemudian diarahkan ke Dani Olmo yang tanpa cela melepaskan tembakan melewati kiper David Soria. Sorak-sorai publik tuan rumah pecah seiring gol yang menjadi angka ketiga Barcelona pada malam itu.
Namun, di sisi lain lapangan, suasana unik tersaji. Seorang suporter berlari menyeberangi rumput hijau sambil melambaikan bendera Palestina. Kejadian itu berlangsung bersamaan dengan proses gol. Wasit tetap membiarkan permainan berjalan, menilai gangguan tersebut tidak memengaruhi jalannya permainan.
Keputusan sang pengadil memicu protes keras dari kubu tim tamu. Ketegangan meningkat di area teknis Getafe hingga akhirnya asisten pelatih Patricio Moreno menerima kartu merah langsung akibat perdebatan sengit dengan ofisial. Sementara itu, petugas keamanan berhasil mengamankan pitch invader tanpa gangguan tambahan.
Gol Olmo menegaskan dominasi Barcelona yang sebelumnya sudah menguasai tempo pertandingan. Kolaborasi antara Rashford dan Casado menjadi perhatian, menunjukkan kedalaman skuad yang tengah dirombak pelatih utama. Barcelona menutup laga dengan kemenangan meyakinkan, sekaligus mempertahankan laju positif di awal musim La Liga.
Bagi Getafe, kekalahan ini menambah catatan sulit kala bertandang ke markas Blaugrana. Pertahanan yang sempat rapat pada babak pertama akhirnya goyah menghadapi variasi serangan tuan rumah. Meski demikian, fokus media dan publik tidak sepenuhnya tertuju pada skor akhir. Aksi bendera Palestina menjadi topik utama pascalaga, menggambarkan bagaimana sepak bola kerap menjadi panggung ekspresi politik di tengah ketatnya kompetisi.
La Liga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut, tetapi kejadian ini menambah daftar panjang peristiwa non-teknis yang mewarnai sepak bola Spanyol. Barcelona sendiri belum memberikan komentar publik, sementara pihak keamanan stadion memastikan proses identifikasi pelaku berjalan sesuai protokol.
Kemenangan ini tetap memperkuat posisi Barcelona di papan atas, namun malam di Johan Cruyff akan lebih lama diingat bukan semata karena keindahan gol Dani Olmo, melainkan oleh bendera Palestina yang berkibar di tengah euforia kemenangan. Dalam atmosfer kompetisi La Liga yang biasanya hanya berbicara soal taktik dan gol, kejadian ini menjadi pengingat bahwa stadion kerap menjadi ruang ekspresi di luar garis permainan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022