
Kiper muda FC Kairat Almaty Sherkan Kallmuza. (instagram.com)
JawaPos.com-Kiper muda FC Kairat Almaty Sherkan Kallmuza mencuri perhatian pecinta sepak bola dunia. Meski timnya harus menerima menelan kekalahan 1-4 dari Sporting Lisbon dalam laga Liga Champions, Jumat (19/9) di Stadion José Alvalade, Lisbon, Portugal.
Walaupun kebobolan empat gol, penampilan Kallmuza justru menuai banyak pujian karena keberhasilannya menggagalkan tendangan penalti lawan.
Sherkan Kallmuza lahir di Kazakhstan pada 15 Juni 2007. Baru berusia 18 tahun, dia sudah menunjukkan mental baja di level tertinggi sepak bola Eropa.
Dengan postur 1,87 meter, Kallmuza tampil percaya diri di bawah mistar. Pada babak pertama, dia sukses menahan penalti yang dieksekusi gelandang Sporting Morten Hjulmand.
Walau hasil akhir tak berpihak pada Kairat Almaty, penampilan berkelas Kallmuza menjadi titik terang untuk karirnya yang baru saja dimulai.
Perjalanan Kallmuza terbilang cepat. Dia menimba ilmu sepak bola di akademi FC Kairat, salah satu klub terbesar di Kazakhstan.
Pada 2024, dia dipindah ke tim Kairat Zhastar, yang berlaga di kasta kedua Liga Kazakhstan. Dalam musim perdana, dia tampil tujuh kali.
Pada 2025 menjadi titik loncatan. Dia naik ke tim utama FC Kairat Almaty, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi.
Meski baru menjalani satu laga di liga domestik, dia dipercaya tampil di ajang Liga Champions menghadapi Sporting Lisbon. Pertandingan di Lisbon merupakan laga profesional keduanya bersama Kairat Almaty dan langsung melawan salah satu tim besar Eropa.
Di level timnas, Kallmuza memang belum banyak pengalaman. Dia sempat memperkuat timnas U-17 Kazakhstan pada 2023, lalu naik ke tim U-19 pada 2025.
Hingga kini, dia belum dipanggil ke timnas senior. Namun dengan perkembangan pesat, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat dia akan segera masuk radar pelatih timnas senior Kazakhstan.
Nilai pasar Kallmuza saat ini diperkirakan sekitar 200 ribu poundsterling. Angka yang mungkin terdengar kecil jika dibandingkan kiper top Eropa, tapi potensinya bisa membuat nilai tersebut akan melambung tinggi dalam waktu singkat.
Bagi pemain muda, tampil di Liga Champions adalah kesempatan emas. Walaupun Kairat Almaty kesulitan menghadapi dominasi Sporting Lisbon, aksi heroik Kallmuza di bawah mistar membuatnya terlihat menonjol. Menahan penalti di laga Liga Champions di usia 18 tahun tentu bukan hal biasa.
Tak heran jika setelah laga ini, namanya disebut-sebut berpeluang dilirik klub-klub elite Eropa. Klub-klub besar selalu mencari kiper muda dengan prospek jangka panjang, dan Kallmuza memenuhi kriteria itu tinggi, refleks cepat, mental kuat, serta pengalaman di kompetisi besar sejak usia belia.
Dunia sepak bola tahu bahwa jalan menuju puncak masih panjang bagi seorang pemain muda. Namun debut Kallmuza di panggung Eropa adalah awal yang menjanjikan.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
