Javier Tebas Tanggapi Protes Real Madrid Soal Wasit
JawaPos.com - Meski berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Real Sociedad dan menjaga rekor sempurna di La Liga, Real Madrid tetap dibuat kesal oleh keputusan wasit.
Sorotan tajam mengarah pada kartu merah kontroversial untuk Dean Huijsen di menit ke-33, yang memaksa Los Blancos bermain dengan sepuluh orang hingga akhir laga.
Frustrasi tersebut tak berhenti di lapangan. Real Madrid disebut tengah menyiapkan laporan resmi ke FIFA terkait deretan keputusan wasit yang dianggap merugikan mereka sejak awal musim.
Baca Juga: Javier Tebas Balas Protes Real Madrid Soal Laga Villarreal vs Barcelona di Amerika Serikat
Menanggapi situasi ini, Presiden La Liga Javier Tebas menolak memberikan penilaian langsung atas kartu merah Huijsen. Namun, ia menekankan perlunya perubahan dalam penggunaan teknologi.
"Saya tidak akan memberikan pendapat saya. Seharusnya tidak ada intervensi. Saya yakin mereka akan menjelaskannya. Saya punya pendapat sendiri sebagai penggemar. Kita harus beralih ke model FVS (Football Video Support) Primera RFEF. Wasit seharusnya memimpin pertandingan. Bukan ruang VAR," ujar Tebas, dikutip dari AS.
Tebas menambahkan bahwa model serupa sudah diterapkan di kompetisi lain dan bisa jadi solusi untuk mengurangi kontroversi.
"Kita belum lama di sini; ini adalah uji coba global yang sedang dilakukan. Ini akan mengurangi kontroversi. Jarang dibicarakan, tetapi perlu dipertimbangkan. Saya ingin orang-orang mempertimbangkan apakah sistem ini dapat diterapkan dalam kompetisi profesional."
Soal laporan Real Madrid yang rencananya dikirim ke FIFA, Tebas menyebut klub ibukota itu justru berisiko merusak citra kompetisi.
"Seperti yang mereka katakan, laporan ini mencakup semua wasit Spanyol, dan akan mencakup semua klub. Jika hanya mencakup Madrid dan Barcelona, laporannya akan bias. Kami memiliki data Opta tentang apa yang terjadi, termasuk pengusiran dari semua klub, dan penalti," ucapnya.
Ia juga menyindir sikap Madrid yang dinilai selektif.
"Saya belum melihat laporan tentang penalti Real Madrid. Aneh. Biarlah laporannya lengkap. Biarkan semua orang menarik kesimpulannya sendiri. Mereka hanya ingin merusak kompetisi."

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
