Wonderkid Timnas Spanyol, Lamine Yamal (kiri), saat dikawal pemain Bulgaria di Kulifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram sefutbol)
JawaPos.com - Spanyol mengawali perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Bulgaria. Bermain di Sofia, Jumat (5/9) dini hari WIB, La Roja menang 3–0 berkat gol cepat Mikel Oyarzabal, tendangan keras Marc Cucurella, dan sundulan Mikel Merino. Semua gol tercipta di babak pertama, dan tiga gol ini cukup untuk memastikan tiga poin pertama.
Spanyol langsung menunjukkan intensitas sejak peluit babak pertama dibunyikan. Laga baru berjalan lima menit, Mikel Oyarzabal langsung memecah kebuntuan usai menerima umpan terobosan dari Martín Zubimendi. Keunggulan itu membuat Spanyol semakin percaya diri.
Tak lama berselang, giliran Marc Cucurella yang mencatat gol perdana bersama timnas. Bek kiri Chelsea itu melepaskan tembakan keras memanfaatkan bola liar hasil tendangan sudut. Bulgaria tampak kesulitan keluar dari tekanan, sementara Spanyol terus mendikte permainan dengan menjaga tempo serta penguasaan bola tinggi.
Gol ketiga lahir dari skema bola mati. Lamine Yamal mengirim sepak pojok akurat, yang disambut sundulan Mikel Merino untuk mengubah skor menjadi 3–0. Hingga turun minum, Spanyol sudah memastikan kendali penuh atas laga.
Data menunjukkan dominasi total Spanyol. La Roja menguasai 75 persen bola dengan 18 tembakan, sementara Bulgaria hanya mampu membalas dengan 5 percobaan dan tanpa satu pun mengarah tepat ke gawang. Expected Goals Spanyol tercatat 2,1, selaras dengan produktivitas mereka di babak pertama.
Di lini pertahanan, Dean Huijsen tampil impresif dengan tingkat akurasi umpan 94 persen dari 104 operan. Dani Carvajal, yang baru kembali dari cedera ACL, masuk sebagai pengganti di babak kedua tak butuh waktu penyesuaian ia langsung mencatatkan 100 persen akurasi passing. Stabilitas lini belakang membuat Bulgaria nyaris tak punya ruang untuk mengembangkan permainan.
Babak kedua berjalan lebih tenang. Spanyol menurunkan intensitas, tapi tetap menjaga kontrol permainan. Pelatih Luis de la Fuente puas dengan performa timnya, terutama soal agresivitas di babak pertama.
“Kami menunjukkan identitas kami sejak menit awal, intensitas seperti ini yang harus dijaga sepanjang kualifikasi,” ujarnya selepas pertandingan.
Bagi Spanyol, kemenangan ini menjadi modal penting dalam persaingan Grup C. Meski sudah dipastikan memiliki tiket playoff lewat Nations League, mereka tetap berambisi mengamankan posisi puncak grup.
Spanyol (4-3-3)
Pelatih: Luis de la Fuente
Starting XI:
Unai Simon
Dani Vivian
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022