Duo striker mematikan timnas Swedia, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres. (Henrik Montgomery/TT)
JawaPos.com – Jeda internasional pertama musim 2025/2026 telah tiba. Viktor Gyokeres dan Alexander Isak akan bertemu di markas latihan timnas Swedia yang akan menjalani laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa melawan Slovenia dan Kosovo.
Tibanya jeda internasional bertepatan dengan berakhirnya saga transfer Isak menuju Liverpool yang akhirnya selesai setelah mantan pemain Real Sociedad itu ditebus The Reds dengan harga GBP 125 juta dari Newcastle United.
Tetapi perselisihan antara striker 25 tahun tersebut dengan Newcastle telah menjadi topik panas sepanjang bursa transfer musim panas ini. Gyokeres yang merupakan partner duet Isak di tim nasional akhirnya ikut angkat bicara.
Mengutip dari wawancaranya dengan Sky Sports Inggris, penyerang baru Arsenal tersebut memberikan selamat kepada Isak sekaligus membela rekan senegaranya tersebut terkait konflik-konflik yang sedang terjadi antara pemain dan klub.
“Saya pikir klub-klublah yang memiliki kekuatan paling besar (dalam kasus seperti ini). Mungkin sulit bagi para pemain untuk memilih (ingin bermain di klub mana) dalam banyak kasus,” buka Gyokeres.
“Ketika pemain tidak diinginkan di klub, situasinya justru berbalik. Ia tak memiliki kekuatan dan klub benar-benar bisa melakukan apa pun yang mereka mau terhadap pemain tersebut. Memang sulit, tetapi begitulah situasinya," kata eks striker Sporting CP itu membela Isak.
Newcastle United sendiri sebelumnya bersikeras mempertahankan pencetak gol terbanyaknya tersebut meski sang pemain menyatakan keinginan untuk bergabung Liverpool. Setelah berlatih terpisah selama sebulan terakhir, Isak akhirnya berhasil mewujudkan impiannya untuk pindah ke Anfield.
Gyokeres sebenarnya pernah mengalami situasi serupa, jadi ia jelas berbicara dengan bijak terhadap kasus ini. Sebelum bergabung dengan Arsenal, Sporting CP mempersulit The Gunners untuk menyelesaikan transfer.
Bahkan agen Gyokeres juga sempat menuduh mantan klub striker Swedia ini tidak menghormati kliennya sebagai pemain yang sangat ingin pindah dengan situasi negosiasi yang sudah berlangsung.
Isak dan Gyokeres merupakan dua striker paling diincar di bursa transfer, dengan klub papan atas Eropa bersaing untuk mendapatkan jasa mereka. Pada akhirnya, kedua pemain tersebut mendarat di klub baru yang mereka inginkan.
Gyokeres dan Isak telah mengkombinasikan 31 gol untuk timnas Swedia, dan mereka akan menjadi tulang punggung Blågult untuk membawa salah satu negara Skandinavia ini kembali tampil di Piala Dunia setelah 2022 lalu harus absen karena gagal lolos babak kualifikasi.
Kemudian, keduanya akan kembali ke klub masing-masing, di mana mereka akan menjadi rival dalam perebutan gelar Liga Inggris maupun gelar individu seperti Sepatu Emas untuk pencetak gol terbanyak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
