Alexander Isak (Dok. Newcastle)
JawaPos.com - Newcastle United memulai Liga Inggris musim 2025/2026 dengan hasil imbang tanpa gol melawan Aston Villa. Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya soal kegagalan mencetak gol, melainkan absennya Alexander Isak yang kini menghadapi krisis hubungan dengan para suporter.
Isak, yang musim lalu menjadi pahlawan dengan membawa Newcastle meraih trofi domestik pertama dalam 70 tahun, kini justru mendapat cemoohan. Situasi ini membuat masa depannya di St James Park semakin abu-abu, apalagi sang striker disebut berkeras ingin pindah ke Liverpool.
Suasana panas terlihat jelas di Villa Park. Saat peluit akhir dibunyikan, ribuan pendukung Newcastle di tribun tandang mengalihkan fokus mereka pada satu nama: Alexander Isak. Mereka menyanyikan chant sindiran, menyebut sang pemain “serakah” dan tak peduli pada klub.
Menurut laporan BBC Sport, suporter bahkan menciptakan lagu baru yang menggambarkan rasa kecewa mereka. “Kami tidak peduli pada Isak, dia juga tak peduli pada kami. Yang kami peduli hanya Newcastle United,” begitu kira-kira nyanyian yang menggema dari tribun.
Reaksi tersebut mencerminkan betapa besar rasa sakit hati fans terhadap pemain yang dulunya dielu-elukan. Warisan Isak, yang sempat dianggap sebagai penyerang kelas dunia dan ikon baru Newcastle, kini terasa ternoda.
Legenda Newcastle, Alan Shearer, ikut angkat bicara. Menurutnya, sikap Isak yang enggan bermain padahal masih terikat kontrak tiga tahun telah mengecewakan fans. “Dia digaji lebih dari 100 ribu Poundsterling per pekan, sementara fans mengeluarkan 60–70 Poundsterling untuk tiket. Mereka berharap melihatnya bermain, tapi justru tidak,” ujar Shearer dikutip dari BBC 5 Live.
Shearer menambahkan, tidak ada salahnya pemain ingin pindah, tapi cara yang ditempuh Isak dianggap salah. Ia juga menyoroti tawaran Liverpool senilai GBP 110 juta, atau setara Rp 2,2 triliun, yang dianggap terlalu rendah jika melihat harga pasar striker elite saat ini.
“Dia adalah bagian besar dari salah satu musim terbaik Newcastle, membawa trofi setelah 70 tahun, lolos ke Liga Champions. Tapi, sekarang dia bilang tidak mau bermain lagi. Itu menyakitkan,” kata Shearer.
Manajer Eddie Howe mencoba bersikap diplomatis. Ia menyebut suporter berhak meluapkan perasaan mereka, tapi juga menegaskan pintu masih terbuka jika Isak ingin kembali. “Keputusan ada di tangan Isak, dia yang menentukan apakah masih mau bermain untuk klub ini atau tidak,” ucap Howe.
Namun, Howe juga berharap masalah ini bisa segera selesai. Sebab, tanpa Isak, Newcastle terlihat kehilangan ketajaman di lini depan. Catatan musim lalu menunjukkan, tim gagal menang dalam empat laga Liga Inggris ketika Isak absen. Bahkan, ia terlibat langsung dalam lebih dari 40 persen gol Newcastle sepanjang musim 2024/2025.
Absennya Isak memang memberi efek besar, tapi Howe melihat sisi positifnya. Menurutnya, situasi ini justru membuat pemain lain tampil lebih kompak. “Semua yang turun ke lapangan menunjukkan mereka ingin ada di sini. Mereka berjuang keras dan itu menyenangkan,” katanya dalam konferensi pers.
Howe mengapresiasi soliditas lini belakang yang mampu menahan serangan Villa meski bermain dengan 10 orang setelah Ezri Konsa diusir wasit. Namun, ia tetap mengakui ada celah besar dalam performa tim, yaitu kegagalan memanfaatkan peluang.
Dalam laga itu, Anthony Gordon dipaksa berperan sebagai penyerang tengah. Ia bekerja keras, bahkan memaksa Konsa mendapat kartu merah. Namun, peluang emas yang dimilikinya gagal berbuah gol.
Gordon terlihat sangat lelah usai pertandingan. Ia sampai terjatuh di lapangan karena kehabisan tenaga sebelum akhirnya ditolong Joelinton untuk bangun. Hal ini menjadi gambaran jelas bahwa Newcastle butuh striker murni, terlepas dari situasi Isak.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
