Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 17.34 WIB

Newcastle United Kejar Banyak Target di Bursa Transfer 2025, Fokus Perkuat Lini Depan dan Pertahanan

Alexander Isak. (Dok. Newcastle United)

JawaPos.com - Newcastle United masih berada di euforia usai menorehkan prestasi manis di musim 2024-2025. Untuk pertama kalinya sejak 1955, mereka berhasil meraih trofi domestik bergengsi, sekaligus memastikan tempat di Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir. Namun, pekerjaan rumah besar sudah menanti manajemen dan pelatih Eddie Howe dalam memanfaatkan bursa transfer musim panas 2025.

Setelah kegagalan melaju dari fase grup Liga Champions pada musim 2023-2024, The Magpies kini dituntut tampil lebih kompetitif di kancah Eropa. Tidak hanya mengandalkan skuad utama yang solid, Newcastle perlu memperkuat kedalaman tim agar bisa bersaing di berbagai kompetisi sekaligus.

Menurut laporan dari Sports Mole, manajemen klub sadar bahwa penguatan di beberapa sektor menjadi krusial. Eddie Howe bahkan disebut telah menyusun daftar prioritas untuk memastikan musim depan berjalan lebih baik.

Persaingan Ketat Dapatkan Pemain Incaran

Newcastle memang punya daya tarik Liga Champions dan bukti mampu mengalahkan tim-tim besar. Namun, sejumlah target utama justru gagal direalisasikan. Salah satu contohnya adalah Marc Guehi dari Crystal Palace. Meski Newcastle mengajukan beberapa tawaran, Liverpool kini disebut sudah berada di posisi terdepan untuk mendapatkan bek timnas Inggris tersebut.

Di lini belakang, nama Giorgio Scalvini dari Atalanta muncul sebagai kandidat pengganti. Namun, pemain berusia 21 tahun itu diperkirakan akan menelan biaya lebih dari 40 juta Poundsterling, atau setara Rp 840 miliar.

Eddie Howe juga mengincar penguatan di posisi penjaga gawang. James Trafford dari Burnley sempat menjadi target, tetapi kiper muda itu justru telah resmi bergabung kembali dengan mantan klubnya, Manchester City. Padahal, Trafford mencatat 29 clean sheet dari 45 laga musim lalu, hanya kebobolan 16 gol, dan menjadi kunci promosi Burnley ke Premier League.

Di lini depan, Newcastle sempat dikaitkan dengan Joao Pedro, Bryan Mbeumo, dan Hugo Ekitike. Namun, Pedro kini berseragam Chelsea, Mbeumo memilih Manchester United, dan Ekitike bergabung ke Liverpool. Upaya mendatangkan Benjamin Sesko dari RB Leipzig juga kandas, karena sang striker memilih bergabung dengan Manchester United.

Sebagai alternatif, Brentford striker Yoane Wissa kini masuk radar. Pemain asal Kongo itu musim lalu mencetak 19 gol dari 35 penampilan kompetitif. Selain Wissa, Newcastle juga dikaitkan dengan Ollie Watkins dari Aston Villa dan Nicolas Jackson dari Chelsea.

Satu-satunya kesepakatan besar sejauh ini adalah kedatangan Anthony Elanga dari Nottingham Forest dengan nilai transfer hingga 55 juta Poundsterling, atau setara Rp 1,15 triliun. Elanga menjadi rekrutan penting setelah serangkaian kegagalan transfer di sektor lain.

Dana Besar, Gerak Lambat

Newcastle memiliki salah satu pemilik terkaya di dunia sepak bola. Harapan besar pun muncul agar klub ini menggunakan kekuatan finansialnya untuk mendatangkan pemain-pemain kelas atas. Lolos ke Liga Champions memberi ruang gerak lebih luas di pasar transfer, apalagi Newcastle mencatat keuntungan pada bursa musim panas lalu.

Namun, fakta di lapangan berkata lain. Hingga pertengahan Agustus, Elanga masih menjadi satu-satunya pemain baru. Eddie Howe bahkan dikabarkan frustrasi dengan lambatnya pergerakan klub dalam mendatangkan amunisi tambahan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore