
Eddie Howe (Instagram/nufc)
JawaPos.com - Pelatih Eddie Howe mengirimkan pesan tegas kepada para pemain Newcastle United di tengah performa buruk yang terus berlanjut musim ini. Howe menegaskan bahwa setiap pemain harus menentukan komitmennya, tetap berjuang bersama tim atau memilih jalan lain.
Krisis terbaru terjadi setelah kekalahan 1-2 dari AFC Bournemouth di kandang sendiri, St James Park pada Sabtu (18/4). Hasil itu memperpanjang tren negatif Newcastle yang sebelumnya juga tampil mengecewakan saat kalah dari Crystal Palace serta tersingkir dari Liga Champions oleh FC Barcelona, dan menelan kekalahan dalam derby melawan Sunderland.
Dalam 11 pertandingan terakhir di Liga Inggris, Newcastle telah menelan delapan kekalahan, termasuk lima dari enam laga kandang terakhir. Rentetan hasil buruk itu membuat suasana di Tyneside semakin suram, terlebih diperparah dengan tekanan finansial klub dan spekulasi hengkangnya sejumlah pemain bintang.
Menanggapi isu bahwa situasi negatif di luar lapangan bisa memengaruhi mental pemain, Howe mengaku tidak dapat memastikan hal itu. Namun, pelatih berusia 48 tahun itu tetap menekankan pentingnya fokus penuh dari seluruh skuad. “Saya ingin para pemain benar-benar fokus, secara emosional dan fisik. Anda tidak bisa berada di dua tempat sekaligus. Anda harus memilih, masuk atau keluar, tidak ada jalan tengah,” ujar Howe.
Howe juga menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada pemain yang secara langsung menunjukkan sikap tidak berkomitmen kepadanya. Meskipun demikian, Howe mengakui adanya berbagai spekulasi yang beredar di media.
Baca Juga:Manchester City vs Arsenal: Ini Alasan The Citizens Lebih Difavoritkan Menang di Etihad Stadium
Penurunan performa Newcastle terbilang drastis. Hanya setahun lalu, mereka merayakan gelar domestik pertama dalam 70 tahun setelah menjuarai Carabao Cup dengan mengalahkan Liverpool FC di final. Newcastle United juga berhasil mengamankan tiket Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir di tangan Eddie Howe.
Namun, kepergian striker andalan Alexander Isak ke Liverpool pada musim panas lalu meninggalkan dampak besar, baik di dalam maupun luar lapangan. Meskipun Newcastle masih mampu melaju cukup jauh di kompetisi Eropa, performa di Premier League justru tidak konsisten.
Dilansir dari ESPN, kekalahan terbaru bahkan disambut dengan cemoohan dari para pendukung sendiri yang membuktikan kekecewaan yang mendalam terhadap performa tim. Howe pun tidak menutupi rasa frustrasinya. Ia mengakui bahwa timnya saat ini terlalu mudah dikalahkan dan dirinya merasakan tekanan emosional yang besar.
“Saya merasakan semua emosi negatif saat ini. Jika tidak, itu justru akan menjadi tanda yang mengkhawatirkan karena berarti saya tidak cukup terlibat secara emosional,” katanya. Meskipun demikian, Howe menegaskan bahwa ia tetap berkomitmen penuh untuk membalikkan keadaan, mengingat situasi sulit seperti itu pernah dihadapi sebelumnya dalam karier kepelatihannya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
