Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 April 2026 | 04.19 WIB

Performa Newcastle United Turun, Eddie Howe Minta Pemain Pilih Bertahan atau Pergi

Eddie Howe (Instagram/nufc) - Image

Eddie Howe (Instagram/nufc)

JawaPos.com - Pelatih Eddie Howe mengirimkan pesan tegas kepada para pemain Newcastle United di tengah performa buruk yang terus berlanjut musim ini. Howe menegaskan bahwa setiap pemain harus menentukan komitmennya, tetap berjuang bersama tim atau memilih jalan lain.

Krisis terbaru terjadi setelah kekalahan 1-2 dari AFC Bournemouth di kandang sendiri, St James Park pada Sabtu (18/4). Hasil itu memperpanjang tren negatif Newcastle yang sebelumnya juga tampil mengecewakan saat kalah dari Crystal Palace serta tersingkir dari Liga Champions oleh FC Barcelona, dan menelan kekalahan dalam derby melawan Sunderland.

Dalam 11 pertandingan terakhir di Liga Inggris, Newcastle telah menelan delapan kekalahan, termasuk lima dari enam laga kandang terakhir. Rentetan hasil buruk itu membuat suasana di Tyneside semakin suram, terlebih diperparah dengan tekanan finansial klub dan spekulasi hengkangnya sejumlah pemain bintang.

Menanggapi isu bahwa situasi negatif di luar lapangan bisa memengaruhi mental pemain, Howe mengaku tidak dapat memastikan hal itu. Namun, pelatih berusia 48 tahun itu tetap menekankan pentingnya fokus penuh dari seluruh skuad. “Saya ingin para pemain benar-benar fokus, secara emosional dan fisik. Anda tidak bisa berada di dua tempat sekaligus. Anda harus memilih, masuk atau keluar, tidak ada jalan tengah,” ujar Howe.

Howe juga menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada pemain yang secara langsung menunjukkan sikap tidak berkomitmen kepadanya. Meskipun demikian, Howe mengakui adanya berbagai spekulasi yang beredar di media.

Penurunan performa Newcastle terbilang drastis. Hanya setahun lalu, mereka merayakan gelar domestik pertama dalam 70 tahun setelah menjuarai Carabao Cup dengan mengalahkan Liverpool FC di final. Newcastle United juga berhasil mengamankan tiket Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir di tangan Eddie Howe.

Namun, kepergian striker andalan Alexander Isak ke Liverpool pada musim panas lalu meninggalkan dampak besar, baik di dalam maupun luar lapangan. Meskipun Newcastle masih mampu melaju cukup jauh di kompetisi Eropa, performa di Premier League justru tidak konsisten.

Dilansir dari ESPN, kekalahan terbaru bahkan disambut dengan cemoohan dari para pendukung sendiri yang membuktikan kekecewaan yang mendalam terhadap performa tim. Howe pun tidak menutupi rasa frustrasinya. Ia mengakui bahwa timnya saat ini terlalu mudah dikalahkan dan dirinya merasakan tekanan emosional yang besar.

“Saya merasakan semua emosi negatif saat ini. Jika tidak, itu justru akan menjadi tanda yang mengkhawatirkan karena berarti saya tidak cukup terlibat secara emosional,” katanya. Meskipun demikian, Howe menegaskan bahwa ia tetap berkomitmen penuh untuk membalikkan keadaan, mengingat situasi sulit seperti itu pernah dihadapi sebelumnya dalam karier kepelatihannya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore