
Marcus Rashford dalam laga Trofi Joan Gamper antara Barcelona vs Como. (@marcusrashford/Instagram)
JawaPos.com - Marcus Rashford melontarkan kritik tajam terhadap manajemen Manchester United.
Pemain yang baru dipinjamkan ke Barcelona itu menilai masa transisi klub pasca-Sir Alex Ferguson, tidak berjalan sebagaimana mestinya dan menjadi penyebab utama kemunduran prestasi Setan Merah.
Marcus Rashford, pemain berusia 27 tahun yang sebelumnya membela Manchester United sejak akademi, saat ini menjalani masa pinjaman di Barcelona.
Dalam wawancara di podcast The Rest Is Football bersama Gary Lineker, Rashford membongkar masalah mendasar yang dialami klub lamanya.
Dilansir dari Daily Mail (13/8), Rashford menilai sejak kepergian Sir Alex Ferguson pada 2013, Manchester United kehilangan arah dan tidak lagi berpegang pada prinsip permainan yang jelas.
Sang pemain menilai kesalahan terbesar klub adalah bersikap reaktif dan terlalu sering berganti pelatih, ide, serta strategi.
“Jika arah selalu berubah, jangan berharap bisa juara liga,” ujar Rashford, dilansir dari Daily Mail (13/8).
Rashford menyoroti bahwa pada era Ferguson, prinsip permainan diterapkan bukan hanya di tim utama, tetapi juga di seluruh akademi. Hal ini membuat pemain dari kelompok umur manapun memahami cara bermain ala United.
Pemain berusia 27 tahun itu membandingkan situasi MU dengan Liverpool yang tetap mempercayai Jurgen Klopp hingga akhirnya menuai kesuksesan, meski awalnya tidak langsung juara.
Setelah enam pelatih permanen mencoba peruntungan dalam 12 tahun terakhir, Rashford menilai MU justru terjebak dalam situasi yang terombang-ambing tanpa fondasi yang kokoh.
Rashford menegaskan, untuk memulai masa transisi sejati, klub harus memiliki rencana jangka panjang dan konsisten menjalankannya.
“Inilah yang saya maksud dengan bersikap realistis terhadap situasi yang ada. Kami sudah terlalu banyak berganti manajer, ide, dan strategi demi meraih kemenangan, hingga akhirnya terjebak dalam situasi yang terombang-ambing tanpa arah,” kata Rashford.
Rashford sendiri meninggalkan MU usai mencatat 426 penampilan, 138 gol, dan 42 assist.
Puncak retaknya hubungan Rashford dengan klub terjadi pada Desember lalu saat ia mengumumkan ingin mencari tantangan baru. Paruh kedua musim lalu, penyerang itu dipinjamkan ke Aston Villa dan tampil cukup produktif.
Kritik Rashford menjadi peringatan bagi Manchester United yang saat ini tengah membangun tim bersama Ruben Amorim.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
