Trofi UEFA Super Cup (Instagram/@uefa)
JawaPos.com - UEFA Super Cup 2025 akan mempertemukan Paris Saint-Germain dan Tottenham Hotspur di Bluenergy Stadium, atau Stadio Friuli, Udine, Italia. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, (13/8), pukul 21.00 waktu setempat atau 02.00 WIB.
Laga ini menjadi edisi ke-50 dari kompetisi tahunan yang mempertemukan juara Liga Champions dengan juara Liga Europa. PSG hadir sebagai juara Liga Champions 2024/25, sementara Tottenham tampil sebagai juara Liga Europa pada musim yang sama.
Stadio Friuli, dengan kapasitas sekitar 25.000 penonton, dipilih oleh Komite Eksekutif UEFA pada Desember 2024 sebagai tuan rumah. Stadion ini sebelumnya pernah menggelar laga Piala Dunia FIFA 1990 dan final Piala Eropa U-21 UEFA 2019. Pertandingan akan dipimpin oleh wasit Joao Pinheiro asal Portugal, dengan dukungan teknologi VAR yang juga dioperasikan oleh ofisial dari Portugal.
Dilansir melalui laman UEFA, berikut adalah prediksi pemain yang akan menjadi starting line-ups kedua belah klub.
PSG: Chevalier; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Nuno Mendes; Zaire-Emery, Vitinha, Fabian Ruiz; Doue, Dembele, Kvaratskhelia
Suspended: Joao Neves
Tottenham: Vicario; Porro, Romero, Van de Ven, Spence; Bentancur, Palhinha; Kudus, Sarr, Odobert; Solanke
Pelatih PSG, Luis Enrique, menegaskan pentingnya laga ini.
"Piala Super adalah pertandingan yang sangat istimewa yang mempertemukan juara Liga Champions dan Liga Europa. Tentu saja, tujuan kami adalah mencoba memenangkannya dan memberikan yang terbaik. Kami juga tidak akan berlatih sepanjang musim hanya untuk pertandingan ini karena persiapannya benar-benar berbeda dari apa yang kami lakukan di musim normal. Tapi kami menerimanya sebagai bagian dari tuntutan menjadi juara Eropa, dan kami akan mencoba bersaing dengan kemampuan terbaik kami,' ujar Luis Enrique dikutip melalui laman UEFA, Rabu (13/8).
Sementara itu, pelatih Tottenham, Thomas Frank, menyebut laga ini sebagai ujian berharga.
"Kami bermain di final, ini fantastis. Semoga kami bisa menggunakan beberapa pengalaman yang kami dapat dari final terakhir yang dimainkan tim melawan Manchester United. Paris adalah tim terbaik di Eropa. Mereka memenangkan treble dan terlihat sangat kuat di semua 11 posisi starter. Ini tantangan yang fantastis untuk dihadapi di pertandingan pertama, tapi tentu saja, kami percaya pada diri sendiri. Kami tidak menganggapnya sebagai ujian; kami menganggapnya sebagai dua tim bagus yang saling berhadapan, dan kami ingin menang," ujar Thomas Frank dikutip melalui laman UEFA.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
