Banner penghormatan untuk Jota dari suporter Liverpool saat laga Community Shield. (Alex Pantling - The FA)
JawaPos.com – Penghormatan kepada Diogo Jota dan Andre Silva akan dilakukan di semua pertandingan pembuka Liga Inggris akhir pekan ini dengan ‘mengheningkan cipta’ sebelum laga dimulai. Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh pihak liga.
Jajaran pengurus Liga Inggris telah menjalin komunikasi secara intens dengan pihak Liverpool untuk memberikan acara penghormatan paling tepat untuk mengenang kepergian dua bersaudara pesepak bola asal Portugal tersebut.
Setiap pemain di lapangan juga akan tali hitam di lengan bersamaan dengan pesan penghormatan yang pastinya akan ditampilkan di layar besar stadion tuan rumah laga pembuka liga.
Proses penghormatan mengheningkan cipta sebenarnya sudah di awali sejak pertandingan Community Shiled antar Liverpool melawan Crystal Palace pada Minggu (10/8) lalu di Stadion Webley.
Karangan bunga dan bendera besar penghormatan untuk Jota dan Silva dibentangkan oleh beberapa pendukung Liverpool yang hadir. Tetapi sempat ada insiden saat pertandingan belum di mulai.
Menyadur dari ESPN, beberapa pendukung Palace mengacaukan acara penghormatan ‘mengheninkan cipta’ yang memicu sedikit ketegangan di berbagai penjuru tribun Stadion Wembley termasuk beberapa pemain di lapangan.
Tetapi dalam laporan tersebut juga menambahkan sebagian besar supporter Palace tetap menghormati acara tersebut dengan mencoba membungkan rekan sesama pendukung The Eagles.
Juru taktik The Reds, Arne Slot buka suara soal insiden kerusuhan sebagian kecil supporter Crystal Palace yang mengacaukan acara penghormatan ‘mengheningkan cipta’ untuk mendiang Jota.
"Saya rasa (insiden) itu bukan rencana, atau ide dari suporter (Palace) yang ingin membuat keributan itu. Mungkin dia tidak menyadari bahwa saat itu sedang berlangsung hening cipta," kata Slot yang berusaha bersikap netral.
"Dia (suporter Palace) mencoba menyemangati timnya dan saya pikir mereka mencoba menenangkan orang itu (yang dianggap pengacau), jadi saya rasa dia tidak punya niat buruk, atau ingin membuat keributan itu."
“Mereka (sebagian besar pendukung Palace) mencoba menenangkannya, tapi itu juga agak berisik. Lalu para penggemar kami bereaksi, 'Hei, ada apa ini?',” lanjut pelatih Belanda itu.
“Jadi saya rasa tidak ada niat buruk di balik ini, karena para penggemar Crystal Palace dan seluruh dunia telah memberikan penghormatan kepada Diogo dan Andre, saya rasa, (insiden ini) sebuah kesialan, tapi saya rasa tidak ada niat buruk di dalamnya,” tutup pelatih berusia 46 tahun ini.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
