Xavi Simons (Dok. Leipzig)
JawaPos.com - Chelsea dikabarkan tengah mengincar penyerang RB Leipzig, Xavi Simons, untuk memperkuat lini serang mereka jelang bergulirnya Premier League musim 2025/2026. Namun, transfer ini bisa melibatkan skenario menarik, di mana Leipzig disebut tertarik memulangkan mantan bintang mereka, Christopher Nkunku, dari Stamford Bridge.
Menurut laporan jurnalis Florian Plettenberg yang dikutip media Inggris, Sport Mole, Leipzig memiliki penilaian tinggi terhadap Nkunku dan siap mempertimbangkan peminjaman, bukan pembelian permanen. Kesepakatan ini diyakini dapat membuka jalan bagi Chelsea untuk mendatangkan Simons.
“Penilaian Leipzig terhadap Nkunku masih tinggi, sehingga bisa menjadi jembatan terjadinya transfer Xavi Simons,” tulisnya.
Chelsea akan memulai musim baru pada 17 Agustus mendatang melawan Crystal Palace. Pelatih Enzo Maresca sudah melakukan belanja besar musim panas ini, menggelontorkan hampir GBP 250 juta, atau setara Rp 5 triliun, untuk mendatangkan delapan pemain anyar. Targetnya jelas: menembus tiga besar klasemen akhir Premier League. Meski sudah memperkuat banyak sektor, Maresca dikabarkan masih ingin menambah amunisi sebelum jendela transfer ditutup.
Simons, yang baru berusia 22 tahun, dikenal sebagai pemain serbaguna. Ia bisa bermain di sisi kiri maupun di posisi sentral, mirip dengan gaya main Nkunku yang gemar beroperasi di antara lini pertahanan lawan. Musim lalu, Simons mencetak 10 gol dan mengemas enam assist di Bundesliga. Capaian 16 kontribusi gol itu memang sedikit menurun dibanding musim 2023/2024, di mana ia membukukan 19 kontribusi gol.
Sebaliknya, perjalanan Nkunku di Chelsea jauh dari kata mulus. Sejak tiba pada musim 2023/2024, ia hanya mencetak enam gol di Premier League. Lebih buruk lagi, cedera berulang membuatnya absen hingga 54 pertandingan selama membela The Blues. Kondisi ini sangat berbeda dengan Simons, yang sejauh ini hanya pernah mengalami satu cedera berarti, yakni masalah pergelangan kaki yang membuatnya absen 15 laga musim lalu.
Meski Simons terlihat sebagai peningkatan kualitas dari Nkunku, transfer ini tetap menuai perdebatan di kalangan suporter Chelsea. Beberapa fans menilai The Blues seharusnya fokus memperkuat lini belakang. Alasannya, Levi Colwill baru saja mengalami cedera ACL, sementara Nathaniel Chalobah juga masuk daftar cedera. Jika tidak ada bek tengah baru yang didatangkan, Maresca bisa kekurangan opsi di sektor pertahanan.
Di sisi lain, perekrutan Simons bisa memicu persaingan ketat di sektor serang. Chelsea sudah memiliki Jamie Gittens yang mengincar posisi di sayap kiri, sementara peran nomor 10 nyaris pasti menjadi milik Cole Palmer. Jika Simons datang, kemungkinan besar ia akan bermain di sisi kiri atau sentral, namun memainkan sang pemain di sisi kanan justru dianggap sebagai pemborosan potensinya.
Maresca kini dihadapkan pada pilihan strategis: fokus menambah kreativitas serangan dengan mendatangkan Simons, atau mengalihkan prioritas ke sektor pertahanan yang tengah keropos akibat badai cedera. Keputusan ini akan sangat memengaruhi kesiapan Chelsea dalam menghadapi kompetisi ketat Premier League musim ini.
Dengan bursa transfer yang tinggal menghitung hari, negosiasi tiga pihak antara Chelsea, RB Leipzig, dan Simons bakal menjadi salah satu saga transfer paling menarik di akhir musim panas. Jika Leipzig berhasil memulangkan Nkunku, peluang The Blues untuk mengamankan tanda tangan Simons akan semakin terbuka lebar. Namun, bila kesepakatan ini gagal, Chelsea harus mencari alternatif lain dengan cepat agar rencana besar Maresca tidak terganggu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
