
Jay Idzes (Dok. Sassuolo)
JawaPos.com - Kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo dengan mahar 8 juta euro memang mencuri perhatian, namun kapten Timnas Indonesia ini tidak boleh berpuas diri. Realitas keras Serie A menanti, di mana ia harus berhadapan dengan empat kompetitor berkualitas tinggi untuk memperebutkan posisi starter di jantung pertahanan Sassuolo.
Dalam sistem 4-3-3 yang diterapkan pelatih Fabio Grosso, hanya tersedia dua tempat untuk bek tengah. Dengan lima pemain yang bersaing, termasuk Jay Idzes, kompetisi internal akan menjadi sangat brutal sepanjang musim.
1. Filippo Romagna: Si Veteran yang Tak Tergoyahkan
Profil: 29 tahun, pengalaman Serie A berlimpah. Keunggulan: Leadership alami dan stabilitas lini belakang.
Romagna adalah sosok yang paling ditakuti Jay Idzes dalam persaingan ini. Bek berpengalaman ini telah membuktikan diri sebagai pilar penting Sassuolo dengan rekam jejak yang solid di Serie A. Di usianya yang matang, Romagna memiliki reading game yang superior dan kemampuan mengorganisir pertahanan yang sudah teruji.
Sebagai tim yang baru promosi, Sassuolo sangat membutuhkan figur seperti Romagna untuk memberikan stabilitas mental kepada rekan-rekannya. Jay Idzes harus menunjukkan kualitas luar biasa jika ingin menggeser veteran yang sudah memiliki chemistry sempurna dengan skuad ini.
2. Cas Odenthal: Ancaman dari Generasi Muda
Profil: Bek muda asal Belanda. Statistik: Lebih dari 20 penampilan di Serie B musim lalu. Keunggulan: Stamina prima dan adaptabilitas tinggi.
Odenthal merepresentasikan masa depan Sassuolo di lini belakang. Pemain muda asal Belanda ini telah menunjukkan performa mengesankan sepanjang kampanye Serie B dengan konsistensi yang luar biasa. Usia mudanya memberikan keuntungan dalam hal fisik dan kemampuan berkembang pesat.
Persaingan Jay Idzes dengan Odenthal akan menjadi duel yang menarik karena keduanya berada di fase karir yang sama-sama ambisius. Faktor x yang dimiliki Odenthal adalah familiaritas dengan sistem Sassuolo, sementara Jay membawa pengalaman internasional yang lebih kaya.
3. Tarik Muharemovic: Mesin Konsisten Sassuolo
Profil: Bek andalan musim lalu. Statistik: 28 penampilan di Serie B (terbanyak di posisinya). Keunggulan: Reliabilitas dan kepercayaan pelatih.
Muharemovic adalah kompetitor yang paling tidak boleh diremehkan Jay Idzes. Dengan catatan 28 penampilan musim lalu, ia telah membuktikan diri sebagai pilihan utama pelatih Grosso di berbagai situasi pertandingan.
Konsistensi adalah kunci kekuatan Muharemovic. Ia jarang cedera, jarang melakukan kesalahan fatal, dan selalu siap ketika dibutuhkan. Chemistry yang sudah terbangun dengan rekan setim menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi oleh pendatang baru seperti Jay Idzes.
4. Fali Cande: Mantan Rekan Sendiri
Profil: Bek asal Guinea-Bissau, ex-Venezia. Statistik: 27 penampilan bersama Venezia musim lalu. Nilai Transfer: 2-3 juta euro. Keunggulan: Sudah mengenal gaya bermain Jay Idzes.
Situasi paling unik dihadapi Jay Idzes adalah persaingan dengan mantan rekan setimnya sendiri. Cande ikut hijrah dari Venezia ke Sassuolo, meski dengan nilai transfer yang lebih rendah (2-3 juta euro vs 8 juta euro Jay).
Kehadiran Cande menciptakan dinamika menarik - di satu sisi bisa memberikan rasa nyaman karena sudah saling mengenal, namun di sisi lain menjadi kompetitor langsung yang paham betul kelebihan dan kelemahan Jay Idzes. Meski penampilan Cande di Venezia (27 laga) tidak sebanyak Jay (36 laga), ia tetap menjadi ancaman serius.
Keunggulan Jay Idzes dalam Persaingan
Meskipun kompetisi sangat ketat, Jay Idzes memiliki beberapa ace yang bisa dimainkan:

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
