
Javi Guerra. (Dok. Valencia)
JawaPos.com – Harapan Manchester United untuk merekrut gelandang muda berbakat Javi Guerra pupus sudah. Pemain berusia 22 tahun itu resmi menandatangani kontrak jangka panjang baru bersama Valencia hingga Juni 2029. Kabar ini menjadi pukulan telak bagi The Red Devils yang sudah memantau sang pemain sejak dua musim terakhir.
Menurut laporan dari Sports Mole, Guerra menjadi incaran serius United setelah tampil impresif dalam dua tahun terakhir bersama Valencia, mencatat delapan gol dan empat assist dari 89 penampilan.
“Los Che sejak awal bertekad mempertahankan pemain akademi mereka itu, dan pekan lalu dilaporkan telah melakukan negosiasi lanjutan untuk mengamankan masa depannya di Mestalla,” tulis media tersebut.
Valencia akhirnya mengumumkan bahwa Guerra telah menandatangani kontrak baru yang akan mengikatnya hingga akhir musim 2028/2029, ketika usianya menginjak 26 tahun. Meski begitu, belum ada kepastian apakah klausul rilisnya yang bernilai 100 juta Euro atau setara 86,6 juta Poundsterling (sekitar Rp1,79 triliun) mengalami perubahan.
Dalam pernyataannya, pihak klub menyebut perpanjangan kontrak ini sebagai bukti komitmen mereka terhadap pengembangan sang pemain, sekaligus tekad Guerra untuk terus berkembang bersama Valencia.
“Kesepakatan ini menegaskan identifikasi Guerra dengan proyek baru klub, serta komitmennya untuk menjadi sosok ikonik bagi Valencia dan produk murni akademi VCF,” tulis pernyataan resmi Los Che.
Guerra yang lahir pada 2003 itu menghabiskan delapan tahun di akademi Villarreal sebelum pindah ke Valencia pada 2019. Musim lalu, ia tampil sebagai starter di 31 laga La Liga 2024/2025, menjadi salah satu pilar penting lini tengah tim.
Kiprah di Level Internasional
Guerra juga memiliki rekam jejak mentereng di tim nasional usia muda. Ia sudah mengoleksi 21 caps bersama Timnas Spanyol U-21 dan ikut membela negaranya di Kejuaraan Eropa U-21 terbaru. Dalam turnamen itu, ia mencetak satu gol saat Spanyol kalah 1-3 dari Inggris di babak perempat final.
Kemampuan teknis, visi bermain, dan ketenangan dalam mengontrol tempo membuatnya menjadi salah satu gelandang muda paling menjanjikan di Eropa. Tak heran jika Manchester United melihatnya sebagai kandidat ideal untuk memperkuat lini tengah mereka.
Opsi Lain untuk Ruben Amorim
Gagal mendatangkan Guerra membuat manajer United, Ruben Amorim, kini harus mencari alternatif. Setelah memastikan lini depan dengan kedatangan Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo, Amorim kini fokus memperbaiki sektor tengah.
Saat ini, stok gelandang tengah United terdiri dari Casemiro, Toby Collyer, Manuel Ugarte, dan Kobbie Mainoo, dengan Mason Mount serta Bruno Fernandes yang juga bisa dimainkan lebih dalam jika dibutuhkan. Meski begitu, kualitas kedalaman skuat di lini tengah dinilai belum memadai untuk bersaing di level tertinggi.
Brighton & Hove Albion menjadi target utama berikutnya dengan Carlos Baleba masuk radar. Namun, The Seagulls dikabarkan akan meminta mahar lebih dari 100 juta Poundsterling, atau sekitar Rp2,07 triliun, untuk melepas mantan pemain Lille itu.
Strategi Transfer yang Rumit

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
