
Pelatih Crystal Palace Oliver Glasner. (Dok. Instagram/@cpfc)
JawaPos.com - Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, menyatakan bahwa klubnya tengah menunggu hasil banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait partisipasi mereka di UEFA Europa League musim 2025/2026.
Banding tersebut diajukan setelah UEFA memutuskan bahwa Palace hanya diperbolehkan bermain di kompetisi UEFA Europa Conference League karena persoalan kepemilikan ganda klub.
Keputusan UEFA itu mengacu pada aturan multi-club ownership yang melarang dua klub di bawah kepemilikan yang sama berpartisipasi dalam satu kompetisi UEFA pada musim yang sama.
"Kami tidak memiliki pengaruh apa pun terhadap keputusan dari UEFA, kami tidak memiliki pengaruh apa pun terhadap keputusan dari CAS, jadi tidak ada gunanya kami memikirkannya," ujar Glasner dikutip melalui laman The Guardian, Rabu (6/8).
"Kami fokus pada apa yang harus kami lakukan di lapangan, bagaimana menciptakan semangat ini dalam tim, kebersamaan ini, komitmen ini, dan inilah yang kami lakukan hari demi hari. Kami menunggu keputusan akhir, kami masih yakin bahwa banding akan berhasil dan kami akan bermain di Liga Europa. Tetapi pada akhirnya, pada 11 Agustus, kami akan mengetahui keputusan final, kemudian kami akan mulai mempersiapkan diri untuk Eropa," lanjutnya.
Kondisi ini muncul karena John Textor, pemilik mayoritas saham Crystal Palace, juga memiliki saham signifikan di klub Prancis, Olympique Lyon. Meski demikian, Palace berupaya membuktikan bahwa struktur kepemilikan tersebut telah diubah sebelum tenggat waktu yang ditetapkan.
Pihak klub menyatakan bahwa Textor telah melepas sebagian besar sahamnya di Lyon kepada investor lain, termasuk Woody Johnson, dan menyerahkan bukti restrukturisasi tersebut ke UEFA. Palace juga menyampaikan bahwa keputusan manajerial di klub, termasuk penunjukan Oliver Glasner, tidak dipengaruhi oleh John Textor, sebagai upaya membantah adanya konflik kepentingan.
Sebelumnya, Palace berhasil meraih gelar juara FA Cup 2024/2025, yang secara normal memberi hak langsung ke UEFA Europa League. Namun, karena keputusan UEFA, slot kompetisi tersebut untuk sementara dialihkan ke Nottingham Forest yang finis di posisi ketujuh Liga Inggris musim lalu. Selain itu, kasus serupa juga dialami oleh Olympique Lyon yang terancam tidak bisa bermain di Liga Europa, namun berhasil memenangkan banding terlebih dahulu sehingga tetap bisa berkompetisi.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
