Harry Maguire, satu-satunya bek veteran Manchester United saat ini. (IMAGO/Bildbyran)
JawaPos.com – Setelah tur pramusim Premier League Summer Series yang tak terkalahkan, veteran Manchester United, Harry Maguire mengatakan Setan Merah kini tidak boleh beralasan apapun untuk tidak memperbaiki performa musim lalu yang sangat buruk.
United berpartisipasi dalam kompetisi pramusim Premier League Summer Series pekan lalu dengan menghadapi West Ham United, Bournemouth dan Everton di tiga kota Amerika Serikat.
Setan Merah sukses memenangkan dua laga pembuka, tetapi bermain imbang di pertandingan terakhir melawan Everton. Dengan hasil tersebut, United berhasil membuka musim baru ini dengan trofi pramusim yang menjadi dorongan pasukan Old Trafford untuk bangkit.
Optimisme tinggi sebagai hasil dari kampanye pramusim yang solid, tetapi, setelah musim yang buruk dan kekalahan di final Liga Eropa, para penggemar menuntut peningkatan di tahun ini dan Maguire mengakui United tidak bisa lagi beralasan untuk gagal.
"Saya hanya ingin menjadi bagian dari tim (United) yang sukses musim ini. Saya pikir musim lalu adalah musim yang bukan hanya sulit bagi semua orang secara individu, tetapi juga sebagai tim, sebagai skuad, sebagai klub,” buka Maguire.
“Musim ini, tidak ada alasan. Kami akan punya banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan Liga Inggris dan kami harus memastikan kami siap.”
Salah satu alasan yang sering diberikan atas kesulitan Setan Merah sepanjang musim lalu adalah pergantian pelatih di pertengahan musim dan kurangnya waktu untuk beradaptasi dengan metode khas Ruben Amorim.
"Itu sesuatu yang (Amorim) tegaskan kembali, bahwa kami tidak punya cukup waktu di lapangan latihan. Pramusim ini memang berat untuk kaki, tetapi sebagian besar dari pemain latihannya taktis,” lanjut bekas pemain Leicester City ini.
"Jadi, senang rasanya bisa melakukan latihan taktis daripada berlarian di tiang gawang dan berlarian di lapangan. Pramusim ini menyenangkan, tetapi pramusim yang telah kami pelajari bersama.
“Kami jauh lebih memahami sistemnya, (Amorim) dan kami harus menerapkannya dalam setiap pertandingan sekarang," tutup pemain paling veteran di United saat ini itu.
Manchester United tampak lebih selaras dengan filosofi sang manajer baru dalam kemenangan 4-1 atas Bournemouth, meskipun masalah pertahanan yang sama yang menghantui Setan Merah musim lalu kembali muncul dalam hasil imbang melawan Everton.
Setan Merah masih memiliki satu pertandingan pramusim lagi, sebuah pertandingan di Old Trafford melawan Fiorentina dan bekas penjaga gawang andalan mereka, David De Gea.
Setelah itu mereka akan memulai musim di Liga Inggris melawan rival, Arsenal. Pertandingan ini mendapat sorotan ekstra bukan karena rivalitas sengit antara dua klub saja, tetapi menjadi pertandingan kompetitif pertama bagi mantan striker Amorim, Viktor Gyokeres, berseragam Arsenal.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
