Andy Carroll putuskan bergabung bersama Dagenham & Redbridge demi habiskan waktu bersama keluarga dan lima anaknya. (Instagram Andycarroll)
JawaPos.com - Mantan striker Newcastle United dan Liverpool, Andy Carroll, membuat keputusan mengejutkan. Di usia 36 tahun, Carroll resmi bergabung dengan klub non-liga Inggris, Dagenham and Redbridge, yang berlaga di kasta keenam sepak bola Inggris. Tak sekadar sebagai pemain, Carroll juga dikabarkan memiliki sebagian saham klub asal London Timur itu.
Kepastian ini datang hanya berselang satu jam setelah Dagenham diakuisisi oleh konsorsium investor swasta asal Qatar. Youseph Al Sharif ditunjuk sebagai ketua interim, sementara mantan kapten klub, Anwar Uddin MBE, ditunjuk sebagai direktur non-eksekutif.
"Saya sangat antusias memulai babak baru di Dagenham. Anak-anak saya kira saya bakal gabung Chelsea, mereka bakal terkejut," ujar Carroll kepada The Sun.
Kepulangan Carroll ke Inggris dipicu keinginannya untuk lebih dekat dengan lima anaknya dan menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya.
"Saya menikmati waktu saya di Bordeaux, tapi sekarang saatnya menetap bersama keluarga. Lokasinya fantastis, dekat dengan anak-anak, mereka bisa menonton saya bermain," lanjutnya.
Carroll meninggalkan Bordeaux bulan lalu setelah mencetak 11 gol dalam 23 pertandingan musim lalu. Meski tampil apik di Prancis, ia memilih pulang, menolak tawaran dari beberapa klub besar di Prancis, Italia, dan Spanyol.
"Banyak tawaran datang dengan nilai kontrak lebih tinggi, tapi saya merasa Dagenham adalah proyek yang ingin saya ikuti. Saya tidak ingin sekadar main bola, saya ingin terlibat dalam sisi kepemimpinan klub juga," jelasnya.
Carroll dikenal sebagai penyerang jangkung bertinggi 6 kaki 4 inci atau sekitar 193 cm, yang pernah mencetak gol untuk Timnas Inggris di Euro 2012. Kariernya dimulai di Newcastle, sebelum hijrah ke Liverpool dengan transfer fantastis GBP 35 juta pada 2011. Ia sempat membela West Ham, West Brom, Reading, dan kembali ke Newcastle sebelum menjajal Ligue 2 bersama Amiens dan kemudian Bordeaux.
Kini, Dagenham menjadi pelabuhan barunya bukan untuk kejayaan pribadi, tapi untuk keluarga.
"Saya ingin bahagia, dekat dengan anak-anak, dan membantu klub ini naik kasta," tegasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
