Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 16.05 WIB

Mohamed Salah Berharap Liverpool Kembali ke Gaya Sepak Bola Heavy Metal

Mohamed Salah berharap Liverpool kembali ke gaya permainan heavy metal. (ig @mosalah) - Image

Mohamed Salah berharap Liverpool kembali ke gaya permainan heavy metal. (ig @mosalah)

JawaPos.com - Mohamed Salah mengirim pesan yang cukup kuat jelang perpisahannya dengan Liverpool. Penyerang asal Mesir itu berharap The Reds bisa kembali memainkan sepak bola heavy metal yang dulu menjadi identitas klub di era Jurgen Klopp.

Komentar tersebut muncul setelah Liverpool kalah 4-2 dari Aston Villa, hasil yang membuat posisi mereka di zona Liga Champions belum sepenuhnya aman hingga pekan terakhir musim ini. Kekalahan di Villa Park terasa makin menyakitkan karena banyak fans Liverpool terlihat meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir. Musim tanpa trofi membuat frustrasi suporter semakin memuncak.

Melansir BBC, Mohamed Salah, yang akan meninggalkan Anfield akhir musim, mengaku sedih melihat performa Liverpool musim ini jauh dari standar yang biasa mereka tampilkan selama era Jurgen Klopp.

"Kekalahan beruntun kami musim ini sangat menyakitkan dan bukan yang pantas diterima para penggemar kami. Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim penyerang heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang memenangkan trofi,” ujar Salah.

Pernyataan itu langsung dianggap banyak pihak sebagai sindiran halus kepada Arne Slot, yang dinilai gagal mempertahankan identitas permainan agresif khas Liverpool.

Salah Sebut Identitas Liverpool Tidak Bisa Ditawar

Istilah heavy metal football memang identik dengan Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman itu dulu menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan sepak bola Liverpool yang penuh energi, pressing tinggi, dan serangan cepat tanpa henti.

Menurut Salah, gaya bermain seperti itulah yang membuat Liverpool kembali disegani di Eropa.

"Itulah gaya sepak bola yang saya kuasai dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan selamanya. Hal itu tidak bisa dinegosiasikan dan setiap orang yang bergabung dengan klub ini harus beradaptasi dengannya,” terang Salah.

Salah juga mengenang perjalanan Liverpool selama sembilan tahun terakhir, dari tim yang sempat diragukan menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore