
Hakim Ziyech. (Morocco World News)
JawaPos.com – Pihak Galatasaray mengungkapkan bahwa kontrak Hakim Ziyech di klub didasarkan pada sistem gaji bersih.
Dilansir dari laman Morocco World News pada Jum'at (11/7), Informasi ini disampaikan oleh media Turki Milliyet, yang melaporkan bahwa klub bertanggung jawab sepenuhnya atas pembayaran pajak Ziyech.
Skema ini membuat Galatasaray Sportif AŞ, sebagai cabang perusahaan klub, menanggung beban keuangan yang cukup besar.
Hakim Ziyech, yang sebelumnya membela Chelsea, bergabung dengan Galatasaray dengan harapan dapat menghidupkan kembali kariernya.
Namun kenyataannya Ziyech mengalami masa-masa sulit selama berada di Istanbul. Cedera yang berulang dan keterbatasan waktu bermain membuat kontribusinya di lapangan menjadi sangat minim.
Meskipun Ziyech kini telah meninggalkan liga Turki, masalah keuangannya selama membela Galatasaray belum sepenuhnya selesai.
Klub masih menanggung dampak dari struktur kontrak yang menguntungkan sang pemain. Hal ini menimbulkan beban tambahan dalam neraca keuangan klub menjelang musim kompetisi baru.
Diketahui bahwa Galatasaray tidak hanya gagal mendapat kontribusi maksimal dari Ziyech, tetapi juga harus menyelesaikan kewajiban pajak yang nilainya tidak kecil.
Hal ini menambah tekanan terhadap stabilitas finansial Galatasaray Sportif AŞ. Belum ada keterangan resmi apakah klub akan mengambil langkah hukum atau negosiasi ulang terkait jumlah tersebut.
Masalah kontrak ini menjadi pelajaran penting bagi manajemen klub dalam menyusun perjanjian dengan pemain di masa mendatang.
Penetapan gaji bersih tanpa mempertimbangkan potensi risiko cedera atau performa dapat merugikan pihak klub. Terlebih lagi, kontrak jangka pendek tanpa kontribusi berarti menjadi investasi yang sia-sia.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti apakah Galatasaray telah menyelesaikan semua pembayaran yang terkait dengan kontrak Ziyech.
Namun kasus ini menjadi sorotan karena memperlihatkan dampak jangka panjang dari keputusan finansial yang kurang hati-hati.
Galatasaray kini dituntut untuk menyeimbangkan ambisi di lapangan dengan kehati-hatian dalam urusan keuangan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
