Aksi kiper Al Hilal, Yassine Bounou, saat menghalau peluang pemain Manchester City, Savinho. (Dok. FIFA)
JawaPos.com - Pep Guardiola menyesali ketidakmampuan Manchester City untuk memanfaatkan sejumlah peluang. Dia tak lupa memuji performa menawan Yassine Bounou, saat timnya takluk lawan Al-Hilal di Piala Dunia Antarklub 2025.
Manchester City harus angkat koper lebih cepat setelah takluk lawan Al-Hilal di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub. Bermain di Camping World Stadium, Selasa (1/7) pagi WIB, mereka kalah 3-4 lewat babak extra time.
Marcos Leonardo mencetak gol keduanya malam itu pada menit ke-112 saat tim asuhan Simone Inzaghi mengalahkan klub Premier League, yang telah unggul lebih dulu pada menit kesembilan melalui Bernardo Silva.
Gol cepat dari Leonardo dan Malcom dalam waktu enam menit setelah babak kedua membuat Al-Hilal unggul sebelum Erling Haaland menyamakan kedudukan untuk Man City pada menit ke-55.
Empat menit memasuki perpanjangan waktu, Kalidou Koulibaly menyundul bola dari tendangan sudut Ruben Neves untuk membawa klub yang berbasis di Riyadh itu kembali unggul, meski Phil Foden kembali menyamakan kedudukan untuk Man City. Leonardo kemudian mencetak gol saat laga tersisa tujuh menit untuk membawa Al-Hilal lolos.
"Level dalam kompetisi ini adalah Piala Dunia,” kata Guardiola, yang membawa Man City meraih gelar Piala Dunia Antarklub pada 2023. "Satu-satunya penyesalan yang saya miliki adalah bahwa kami membiarkan mereka berlari sedikit lebih banyak dari yang diharapkan."
Namun, pelatih asal Spanyol itu tidak memungkiri bahwa kekalahan Manchester City juga ada andil dari Yassine Bounou. Kiper Al-Hilal di laga tersebut tampil gemilang, terutama di babak pertama yang terbukti sangat penting dalam kemenangan sang lawan.
"Melawan tim yang bertahan begitu dalam, dan para pemain sayap tampil brilian. Peluang-peluang yang kami miliki datang dari banyak sisi. Pada akhirnya, Bounou melakukan banyak penyelamatan dan akhirnya Anda harus mencetak gol, Anda harus tampil klinis," sambung Guardiola.
Bonou diakui Guardiola memperlihatkan performa menawan di laga tersebut. Menurut catatan Fotmob, kiper asal Maroko itu total membukukan 10 penyelamatan dan aksi heroiknya adalah melakukan dua kali penyelamatan saat berhasil menghalau peluang dari Savinho.
"Kami melakukan banyak aksi dan Bounou melakukan penyelamatan yang luar biasa. Tidak ada lagi yang bisa dikatakan," puji Guardiola.
Dengan kekalahan ini, para pemain Manchester City sekarang akan beristirahat sebelum kembali ke Inggris menjelang musim domestik 2025/2026.
Menantikan tantangan tersebut, Guardiola mengatakan bahwa ada beberapa tanda positif dari empat pertandingan kami di turnamen dengan tampilan baru ini.
"Saya melihat banyak hal baik yang tidak saya lihat di masa lalu, terutama bagaimana kami, terutama hubungan antara para pemain dan staf," ujar Guardiola. "Saya merasa kami bahagia di sini dan sesi latihannya sangat bagus, namun level di sini sangat tinggi."

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
