Bintang Inter Miami, Lionel Messi, tampak lesu setelah timnya disingkirkan PSG. (Dok. FIFA)
JawaPos.com - Perjalanan Inter Miami di Piala Dunia Antarklub 2025 resmi terhenti setelah disingkirkan oleh PSG. Torehan minor tersebut rupanya mengakhiri rekor 16 tahun yang diukir Lionel Messi di turnamen tersebut.
Messi, tampil penuh semangat selama 38 tahun saat reuni dengan PSG, yang meraih kemenangan 4-0 atas tim asal Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub di Mercedes-Benz Stadium, Minggu (29/6) malam WIB.
Joao Neves membawa sang juara Liga Champions itu unggul pada menit keenam dan kemudian menambahkan satu gol lagi sebelum gol bunuh diri dari Tomas Aviles dan gol dari Achraf Hakimi yang membuat pertandingan babak sistem gugur berakhir di babak pertama.
Serangan gencar dari PSG di babak pertama menciptakan sejarah yang tidak diinginkan oleh Miami, saat mereka menjadi tim MLS pertama yang pernah kebobolan empat gol dalam sebuah pertandingan Piala Dunia Antarklub.
Ini juga merupakan pertama kalinya Messi menelan kekalahan di Piala Dunia Antarklub, setelah tampil dalam delapan pertandingan sejak 2009 tanpa kekalahan dengan mengemas menang enam kali dan imbang dua kali.
Dalam tiga Piala Dunia Antarklub yang ia ikuti bersama Barcelona pada 2009, 2011 dan 2015, ia selalu berhasil meraih gelar juara.
Kekalahan 0-4 yang dialami Inter Miami juga merupakan kekalahan paling besar yang pernah dialami oleh tim CONCACAF dalam Piala Dunia Antarklub sekaligus menyamai kekalahan 0-4 yang dialami Cruz Azul dan Club America dari Real Madrid dan Barcelona.
Meskipun gagal membawa Inter Miami melaju lebih jauh, Messi tetap memberikan kontribusi signifikan di atas lapangan. La Pulga memang bukan pencetak gol terbanyak, baik di turnamen secara keseluruhan maupun di timnya sendiri. Namun, peran pemain berusia 38 tahun itu tetap vital. Ia menjadi otak permainan dan penggerak utama tim.
Sepanjang turnamen, Lionel Messi selalu diturunkan dalam setiap pertandingan yang dijalani Inter Miami. Tak hanya sekadar tampil, ia bermain penuh selama 90 menit di keempat laga yang dipimpin oleh pelatih Javier Mascherano.
Di ajang Piala Dunia Antarklub, pemain asal Argentina total bermain sebanyak 4 kali, mencetak 1 gol, mengemas 13 kali tembakan, dan akurasi umpan mencapai 82,7%.
Messi berperan sebagai motor serangan utama. Ia kerap menjadi pusat transisi permainan dan kreator peluang bagi lini depan Inter Miami.
Di tempat terpisah, Pelatih PSG Luis Enrique, yang pernah melatih Messi di Barcelona, tentu saja memberikan pujian tertinggi untuk La Pulga sebelum pertandingan.
“Saya memiliki kesempatan untuk melatihnya saat dia dalam kondisi terbaiknya,” katanya. "Dia adalah pemain terbaik dalam sejarah bagi saya."
"Dia terus tampil kompetitif di level tertinggi, bermain setiap hari. Ia memiliki pergerakan dan manajemen situasi yang mengesankan."

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
