Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 03.58 WIB

Manchester United Bidik Moise Kean, Disiplin Jadi Kunci Sukses di Bawah Amorim!

Moise Kean bersinar di Fiorentina, tapi jika gabung Manchester United, ia harus patuh pada disiplin ketat Ruben Amorim. (Mirror)

 

JawaPos.com -  Manchester United dikabarkan mengincar Moise Kean untuk memperkuat lini depan mereka musim panas ini. Namun, jika transfer ini terwujud, sang striker asal Italia harus ekstra hati-hati dengan sosok pelatih kepala Ruben Amorim, yang dikenal sangat disiplin dan tak segan menyingkirkan pemain yang bermasalah.

Nama Kean kembali mencuat ke radar Setan Merah usai laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa pemain Fiorentina tersebut memiliki klausul pelepasan sebesar GBP 44,5 juta yang aktif antara 1 hingga 15 Juli. Artinya, meski masih menyisakan empat tahun kontrak, Fiorentina tak bisa menolak jika klausul tersebut ditebus asal Kean juga bersedia pindah ke Old Trafford.

Kepindahan Kean ke Premier League akan menjadi kejutan tersendiri, mengingat performanya yang kurang mengesankan saat berseragam Everton. Pada musim 2019/2020, ia hanya mampu mencetak dua gol dari 29 pertandingan liga. Setelah itu, Kean sempat dipinjamkan ke PSG dan Juventus, sebelum akhirnya bergabung dengan Fiorentina secara permanen.

Namun, kontroversi juga pernah membayangi karier Kean. Ia sempat menjadi sorotan saat kedapatan menggelar pesta di rumahnya saat lockdown COVID-19 tahun 2020. Insiden tersebut membuat manajemen Everton marah besar dan menjatuhkan denda dua minggu gaji, sekitar GBP 160 ribu.

Kisah masa lalu ini bisa jadi perhatian serius bagi Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu terkenal tidak mentolerir pelanggaran disiplin. Sejak tiba di Manchester United, ia sudah menunjukkan sikap tegas dengan mencoret sejumlah pemain dari skuad utama.

Marcus Rashford sempat dibekukan setelah berselisih dengan Amorim menjelang Derby Manchester, sementara Alejandro Garnacho juga pernah dicadangkan karena menunjukkan sikap tidak hormat terhadap pelatih.

Meski begitu, lima tahun telah berlalu sejak insiden Kean di Everton. Kemungkinan besar, pemain berusia 25 tahun ini telah lebih dewasa. Terlebih, performanya di Fiorentina cukup menjanjikan. Ia mencetak 25 gol dari 44 pertandingan di semua ajang musim lalu dan membawa klubnya finis di peringkat enam Serie A.

Di sisi lain, Manchester United sudah bergerak di bursa transfer dengan merekrut Matheus Cunha dari Wolves seharga GBP 62,5 juta. Striker asal Brasil itu menandatangani kontrak empat tahun dan akan menjadi bagian penting dalam rencana ofensif Amorim musim depan.

Saat ini, MU masih memiliki Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee di lini depan. Namun, keduanya hanya mampu menyumbang total 17 gol musim lalu, yang membuat kebutuhan akan striker tajam seperti Kean menjadi semakin relevan.

Jika Kean benar-benar bergabung, ia tak hanya dituntut untuk tajam di depan gawang, tapi juga menunjukkan kedewasaan dan disiplin penuh di bawah komando Ruben Amorim. Karena di era pelatih Portugal ini, tak ada ruang bagi pemain yang tak patuh aturan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore