Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Juni 2025 | 17.25 WIB

Jawara Liga Prancis 7 Kali Olympique Lyon Degradasi ke Ligue 2, Dihukum Lantaran Memiliki Utang Besar!

Rayan Cherki eks pemain Lyon (X: @OL_English)

JawaPos.com – Berita mengejutkan datang dari Prancis. Olympique Lyon dijatuhi sanksi degradasi ke Ligue 2. Hal ini tentunya mengundang tanda tanya, mengingat tim tersebut musim lalu menempati posisi ke-6 di Liga Prancis dan lolos hingga perempat final UEFA Europa League.

Lyon dijatuhi sanksi oleh Direktorat Nasional Kontrol Manajemen (DNGC) akibat memiliki jumlah utang yang jauh melebih batas. Mereka sudah diancam degradasi sejak November 2024 lalu jika tidak mampu menyelesaikan persoalan utang mereka.

Berbagai cara dicoba Lyon untuk menyelesaikan utang. Sayang, usaha mereka masih gagal buat menutupi utang tersebut. Selain mendapatkan ancaman degradasi, Lyon juga dihukum larangan mendatangkan pemain pada bursa transfer musim dingin 2025 yang lalu.

Alhasil, mereka kesulitan buat memperbaiki tim demi mendapatkan hasil yang lebih baik di Liga Prancis dan kompetisi Eropa. Kegagalan Lyon lolos ke Liga Champions musim depan menjadi salah satu penyebab mereka gagal mendapatkan tambahan uang yang signifikan untuk mengurangi jumlah utangnya.

Tim asuhan Paulo Fonseca ini gagal menembus empat besar untuk berlaga di kompetisi Eropa tersebut, dan hanya mampu menempati posisi ke-6. Sementara itu di UEFA Europa League, kegagalan Alexandre Lacazette dan kawan-kawan menjuarai turnamen tersebut juga membuat mereka gagal lolos ke Liga Champions.

Kegagalan tersebut membuat manajemen Lyon melepas beberapa pemainnya demi mendapatkan uang tambahan. Alexandre Lacazette dan Nicolas Tagliafico dilepas secara gratis, sementara bintang muda mereka Rayan Cherki dijual ke Manchester City.

John Textor seorang pebisnis olahraga Amerika Serikat selaku pemilik Lyon juga sudah mencoba mengambil langkah tambahan buat menyelamatkan timnya. Ia menjual saham yang ia miliki di Crystal Palace demi menambal hutangnya di Lyon, namun tetap saja tidak cukup untuk menyelamatkan Lyon dari degradasi.

Manajemen Lyon sendiri mengakui hukuman degradasi yang dijatuhi oleh DNGC, namun memastikan jika mereka akan melakukan banding. Hal tersebut diumumkan oleh klub melalui akun media sosialnya.

"Olympique Lyonnais mengakui keputusan yang sulit dimengerti dari DNGC, dan kami mengonfirmasi akan segera mengajukan banding," ucap Lyon melalui akun X resminya. 

Selain Lyon, terdapat tiga tim lain di Ligue 1 yang juga diinvestigasi oleh DNGC. Dua klub diantaranya adalah AS Monaco dan FC Nantes yang musim lalu berkompetisi di Ligue 1, dan juga ada Paris FC yang baru saja promosi ke Liga Prancis.

Menurut pernyataan resmi yang dilansir Federasi Sepakbola Prancis (LFP), ketiganya ditemukan tidak bersalah dan bisa tetap berkompetisi di Ligue 1. Hal tersebut membuat Lyon menjadi satu-satunya tim yang terkena hukuman degradasi ke Ligue 2 musim depan.

Lyon sendiri bukanlah tim sembarangan di ranah sepak bola Prancis. Tim yang bermarkas di Groupama Stadium ini sudah meraih 7 gelar juara Liga Prancis.

Keberhasilan mereka menjuarai Liga Prancis sebanyak 7 kali juga mereka lakukan secara beruntun, sejak musim 2001/02 hingga 2007/08. Sayangnya sejak saat itu, mereka belum kembali memenangi kompetisi liga tertinggi di tanah Prancis tersebut.

Beberapa pemain besar juga sempat dilahirkan oleh Lyon, dan menjadi bintang sepak bola dunia. Pemain-pemain seperti Hugo Lloris, Karim Benzema, Hatem Ben Arfa, Juninho Pernambucano, hingga eks Chelsea dan Persib Michael Essien pernah bermain di Lyon pada era tahun 2000-an.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore