Bellingham raih gelar MVP seusai pertandingan kontra Pachuca, Senin (23/6). (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com - Jude Bellingham kembali jadi pembeda di antara para pemain Los Blancos. Gelandang muda Inggris itu tampil gemilang saat Real Madrid menundukkan Pachuca pada matchday kedua penyisihan grup Piala Dunia Antarklub 2025.
Satu gol pembuka ia torehkan untuk skuad El Real saat laga memasuki menit ke-35. Hasil ini mengantar Los Blancos mengamankan kemenangan penting dan menjadi momen penyemangat bagi Real Madrid karena harus bermain dengan 10 pemain. Di menit ke-7, Raul Asencio harus turun mandi lebih cepat usai diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Selain itu, gelandang berusia 21 tahun itu juga menyatakan bahwa skuadnya telah belajar dari pertandingan pertama saat kontra Al-Hilal yang hanya berakhir imbang. Ia bersama rekannya akan terus memberikan upaya yang maksimal agar mereka dapat memenangkan kompetisi Piala Dunia Antarklub 2025.
"Ini kemenangan bagus untuk tim. Kami bermain sangat baik dan memperbaiki banyak hal dibanding laga sebelumnya. Tapi sekarang, kami ingin lebih," ujar Bellingham, dilansir dari laman Real Madrid, Senin (23/6).
Madrid memang sempat digoyang saat bek muda mereka, Asencio, diganjar kartu merah. Namun, Bellingham menilai hal itu sebagai proses pendewasaan sebuah tim, menemukan celah untuk meraih kemenangan, di saat harus bermain dengan 10 pemain.
"Dia masih muda, jadi wajar. Kami harus tanggung jawab, ubah sistem sesuai arahan pelatih, dan saling komunikasi kepada rekan tim supaya kami dapat memenangkan laga," tambahnya.
Keunggulan Madrid pun sempat terancam saat tim lawan berusaha memberikan tekanan kepada benteng pertahanan Los Blancos. Pachuca menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tapi Thibaut Courtois tampil luar biasa di bawah mistar.
"Kami memang tidak bermain sempurna karena hanya bermain dengan 10 pemain. Tapi kami tetap tenang dan berhasil menang, kami terus bekerja keras mengikuti arahan pelatih yang luar biasa," tegas gelandang muda Inggris tersebut.
Bellingham juga mengungkap peran penting Xabi Alonso di balik performanya yang selalu memberikan inovasi luar biasa ketika dirinya berada di atas lapangan.
"Saya bicara dengannya setiap hari. Dia pelatih hebat, selalu memiliki ide yang brilian baik soal menyerang maupun bertahan," katanya.
Namun, di balik performa impresif itu, ada cerita lain. Bahunya masih bermasalah. Meski kini sudah tak memakai penyangga, ia masih menahan sakit dari cedera itu. Bellingham telah menentukan jadwal untuk melakukan operasi atas cederanya itu. Ia berharap dapat bergerak lebih bebas bila bermain untuk laga selanjutnya.
"Saya sudah lelah main pakai penyangga. Panas, berkeringat terus, berat badan turun. Operasi dijadwalkan setelah turnamen ini. Saya ingin bahu saya bebas lagi," keluhnya.
Soal posisi bermain, Bellingham tak banyak menuntut kepada Xabi Alonso. Ia hanya berharap dapat memberikan kontribusi yang baik bagi timnya dan berhasil meraih kemenangan setiap laganya.
"Saya ingin banyak sentuh bola. Mau di depan atau di belakang, saya siap. Yang penting saya bisa bantu tim," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
