Skuad Timnas Italia. (Dok. Azzurri)
JawaPos.com – Tim nasional Italia menutup rangkaian kualifikasi terakhir mereka dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Moldova. Hasil positif ini menjadi penutup era kepelatihan Luciano Spalletti, yang secara resmi tidak lagi menjabat sebagai pelatih utama setelah pertandingan tersebut.
Namun, meskipun kemenangan ini menjadi langkah penting, kepastian Italia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026 masih belum terjamin.
Dilansir dari laman ESPN pada Rabu (11/6), dalam format kualifikasi UEFA saat ini, hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final. Sementara itu, tim yang finis di posisi kedua harus menjalani babak playoff satu pertandingan untuk memperebutkan tempat tersisa.
Dengan kondisi klasemen saat ini, Italia belum berada di puncak grup dan peluang lolos otomatis tergantung pada performa mereka dalam sisa laga dan hasil dari tim pesaing seperti Norwegia dan Israel.
Jika Italia gagal finis sebagai pemuncak grup, maka mereka harus menjalani jalur playoff, satu pertandingan penentuan yang tidak memberi ruang untuk kesalahan.
Dalam situasi seperti ini, tekanan untuk tampil konsisten dan efektif menjadi semakin besar, mengingat hanya satu kemenangan yang akan membawa mereka ke panggung global, sementara kekalahan berarti kegagalan.
Keputusan untuk memberhentikan Spalletti sebagai pelatih muncul setelah meningkatnya tekanan dan ketidakpuasan terhadap performa Italia yang tidak stabil. Spalletti sebelumnya diharapkan mampu memimpin tim dengan visi baru pasca-kegagalan di dua edisi Piala Dunia sebelumnya, yakni Rusia 2018 dan Qatar 2022.
Namun, hasil yang tidak konsisten dan kekhawatiran publik akan kegagalan ketiga berturut-turut mendorong perubahan cepat di jajaran pelatih. Pelatih baru yang akan ditunjuk dalam waktu dekat menghadapi tantangan besar dimana dia harus membawa Italia lolos ke Piala Dunia dan memulihkan kebanggaan tim nasional.
Meski Italia memiliki kedalaman skuad dan sejumlah pemain muda berbakat, ketidakkonsistenan dalam mencetak gol, lemahnya koordinasi antarlini, dan tekanan mental dalam pertandingan krusial menjadi hambatan utama yang harus segera diatasi.
Dengan kalender pertandingan yang padat dan ekspektasi tinggi dari publik serta media, beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan. Italia bukan hanya berjuang untuk tiket Piala Dunia, tetapi juga mempertaruhkan reputasi sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola dunia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
