Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juni 2025 | 06.48 WIB

Kalahkan Moldova, Kapten Timnas Italia Gianluigi Donnarumma Ingin Menang Besar di Laga Terakhir Luciano Spalletti

Kapten Timnas Italia Gianluigi Donnarumma. (Dok. Gianluigi Donnarumma) - Image

Kapten Timnas Italia Gianluigi Donnarumma. (Dok. Gianluigi Donnarumma)

JawaPos.com- Italia sukses meraih kemenangan pertamanya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa setelah mengalahkan Moldova. Laga yang berakhir dengan skor 2-0 tersebut dimainkan di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Selasa (10/6).

Raihan tiga poin di laga ini membuat Italia menduduki peringkat ketiga klasemen Grup I. Gli Azzurri makin tertinggal jauh dari dua pesaingnya di posisi satu dan dua yang ditempati Norwegia dengan 12 poin dan Israel yang memiliki enam poin. 

Di sisi lain, laga kemenangan ini juga menjadi kado perpisahan untuk sang pelatih Luciano Spalletti yang dipecat setelah mengalami kekalahan 3-0 melawan Norwegia, Sabtu (7/6).

Itulah sebabnya, mengapa Gianluigi Donnarumma menginginkan kemenangan besar melawan Moldova. "Hari-hari ini bukan hari yang mudah bagi kami. Sebenarnya, pelatih pantas mengakhiri pertandingan dengan kemenangan besar," ucapnya usai pertandingan kepada RAI Sport.

Gianluigi Donnarumma merasa Timnas Italia mampu bermain lebih baik lagi di laga perpisahan dengan Luciano Spalletti. "Kami seharusnya bisa bermain lebih baik dan sungguh sangat mengecewakan bahwa ia tidak lagi menjadi pelatih kami. Kami memiliki sikap yang salah dalam beberapa pertandingan terakhir, dan itu adalah sesuatu yang tidak boleh Anda lakukan saat berseragam Italia," lanjut kiper sekaligus kapten Timnas Italia tersebut. 

Meskipun gagal membawa prestasi gemilang untuk Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma tetap menganggap Luciano Spalletti sebagai pelatih hebat.

"Itu tidak mudah, kami menciptakan ikatan dengan pelatih dan stafnya yang melampaui sepak bola. Itu juga merupakan saat-saat yang sulit baginya. Dia telah memberikan segalanya untuk kita, bukti sekali lagi bahwa dia adalah orang yang hebat," tutur kiper Paris Saint-Germain tersebut. 

Sebenarnya saat ajang Euro 2024, Timnas Italia sudah mampu bermain dengan baik. Namun, mereka masih kesulitan untuk mendapatkan keseimbangan dalam permainan. "Saya tidak tahu apa yang salah, ada beberapa hal yang menyenangkan setelah Euro, tetapi kami tidak pernah berhasil menemukan keseimbangan, dan itulah yang paling membuat frustrasi. Kami para pemain juga harus ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi," ujar Donnarumma. 

Dengan kepergian Spalletti, maka ban kapten yang saat ini dipegang oleh Donnarumma berpotensi akan berpindah tangan sesuai pilihan pelatih baru Timnas Italia. Untuk hal tersebut, dia mengaku siap dengan segala keputusan.

"Saya tidak tahu siapa yang akan datang setelah ini, Presiden yang akan memutuskan. Pelatih baru juga dapat memutuskan apakah saya akan tetap menjadi kapten Italia, saya tahu bahwa apa pun yang terjadi, saya akan selalu memberikan yang terbaik saat mengenakan seragam Nazionale," pungkas kiper 26 tahun tersebut. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore