
Francesco Farioli. (Instagram @francescofarioli)
JawaPos.com – Ajax dan sang kepala pelatih Francesco Farioli secara resmi berpisah beserta semua jajaran tim yang berada dalam naungan Farioli seperti asisten pelatih Daniele Cavalletto dan Felipe Sanchez Mateos serta pelatih kiper Jarkko Tuomisto juga akan meninggalkan klub.
Hal ini disebabkan adanya ketegangan dewan eksekutif Ajax dengan kepala pelatih tersebut.
Dilansir dari laman Flashscore pada Senin (19/5), Ajax kehilangan gelar Eredivisie di tahap akhir kompetisi dengan menyia-nyiakan keunggulan 9 poin dalam lima pertandingan tersisa.
Pekan terakhir setelah Ajax menang 2-0 atas FC Twente di pertandingan terakhir musim itu, Farioli tampak emosional dan meneteskan air mata saat para penggemar Ajax bersorak dan mendukung tim asal Amsterdam tersebut.
Setelah pertandingan dan wawancara pasca pertandingan Farioli, Farioli dan Ajax akan berada di ambang perpisahan yang mengejutkan karena ketegangan antara Farioli dan dewan eksekutif klub, yang terdiri dari direktur teknis Alex Kroes, manajer umum Menno Geelen, dan direktur sepak bola Marijn Beuker mmeningkat Farioli menjawab dengan nada menghindar ketika ditanya tentang masa depannya di Ajax,
“Masa depan Ajax adalah yang terpenting, Saya suka membalik lembaran baru dan menatap masa depan, tetapi setelah hari yang emosional ini dengan segala macam perasaan saya tidak akan mulai memikirkan masa depan saya lagi sampai besok bersama dengan Ajax.” ungkap Farioli.
Farioli dan Alex Kroes tidak dapat memiliki kecocokan dalam beberapa masalah penting, termasuk bisnis transfer, taktik, perpanjangan beberapa kontrak, dan keuangan klub.
Francesco Farioli yang berusia 36 tahun bergabung dengan Ajax pada musim 2024-25 setelah menghabiskan satu musim di Ligue 1 bersama OGC Nice. Manajer asal Italia itu menandatangani kontrak tiga tahun yang berlaku hingga Juni 2027, dan mengambil alih klub yang sedang dilanda kekacauan setelah dua musim yang buruk.
Farioli tampil mengesankan dalam satu musimnya di Amsterdam dengan menstabilkan klub dan membuatnya kompetitif di Eropa. Dia juga berhasil membawa Ajax mencapai babak 16 besar pada Europa League sebelum tersingkir oleh Eintracht Frankfurt.
Di Eredivisie, Ajax sedang dalam perjalanan menuju gelar liga ke-37 yang mustahil ditaklukkan, dengan keunggulan 9 poin di lima pertandingan terakhir musim ini. Namun, tim asuhan Farioli menyia-nyiakan keunggulan itu dan melihat rival mereka PSV memenangkan gelar kedua berturut-turut selama 2 musim pada pekan terakhir pertandingan.
Diketahui bahwa hingga pertandingan terakhir musim ini sesi evaluasi Farioli dan dewan direksi belum berjalan dengan sempurna yang berawal dari awal musim serta kerja sama bersama dewan eksekutif Ajax mungkin telah memburuk bagi Farioli.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
