Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 04.18 WIB

Francesco Farioli Resmi Berpisah dengan Ajax Usai Gagal Membawa Gelar Eredivisie 2025

Francesco Farioli. (Instagram @francescofarioli) - Image

Francesco Farioli. (Instagram @francescofarioli)

JawaPos.com – Ajax dan sang kepala pelatih Francesco Farioli secara resmi berpisah beserta semua jajaran tim yang berada dalam naungan Farioli seperti asisten pelatih Daniele Cavalletto dan Felipe Sanchez Mateos serta pelatih kiper Jarkko Tuomisto juga akan meninggalkan klub.

Hal ini disebabkan adanya ketegangan dewan eksekutif Ajax dengan kepala pelatih tersebut.

Dilansir dari laman Flashscore pada Senin (19/5), Ajax kehilangan gelar Eredivisie di tahap akhir kompetisi dengan menyia-nyiakan keunggulan 9 poin dalam lima pertandingan tersisa.

Pekan terakhir setelah Ajax menang 2-0 atas FC Twente di pertandingan terakhir musim itu, Farioli tampak emosional dan meneteskan air mata saat para penggemar Ajax bersorak dan mendukung tim asal Amsterdam tersebut.

Setelah pertandingan dan wawancara pasca pertandingan Farioli, Farioli dan Ajax akan berada di ambang perpisahan yang mengejutkan karena ketegangan antara Farioli dan dewan eksekutif klub, yang terdiri dari direktur teknis Alex Kroes, manajer umum Menno Geelen, dan direktur sepak bola Marijn Beuker mmeningkat Farioli menjawab dengan nada menghindar ketika ditanya tentang masa depannya di Ajax,

“Masa depan Ajax adalah yang terpenting, Saya suka membalik lembaran baru dan menatap masa depan, tetapi setelah hari yang emosional ini dengan segala macam perasaan saya tidak akan mulai memikirkan masa depan saya lagi sampai besok bersama dengan Ajax.” ungkap Farioli.

Farioli dan Alex Kroes tidak dapat memiliki kecocokan dalam beberapa masalah penting, termasuk bisnis transfer, taktik, perpanjangan beberapa kontrak, dan keuangan klub.

Francesco Farioli yang berusia 36 tahun bergabung dengan Ajax pada musim 2024-25 setelah menghabiskan satu musim di Ligue 1 bersama OGC Nice. Manajer asal Italia itu menandatangani kontrak tiga tahun yang berlaku hingga Juni 2027, dan mengambil alih klub yang sedang dilanda kekacauan setelah dua musim yang buruk.

Farioli tampil mengesankan dalam satu musimnya di Amsterdam dengan menstabilkan klub dan membuatnya kompetitif di Eropa. Dia juga berhasil membawa Ajax mencapai babak 16 besar pada Europa League sebelum tersingkir oleh Eintracht Frankfurt.

Di Eredivisie, Ajax sedang dalam perjalanan menuju gelar liga ke-37 yang mustahil ditaklukkan, dengan keunggulan 9 poin di lima pertandingan terakhir musim ini. Namun, tim asuhan Farioli menyia-nyiakan keunggulan itu dan melihat rival mereka PSV memenangkan gelar kedua berturut-turut selama 2 musim pada pekan terakhir pertandingan.

Diketahui bahwa hingga pertandingan terakhir musim ini sesi evaluasi Farioli dan dewan direksi belum berjalan dengan sempurna yang berawal dari awal musim serta kerja sama bersama dewan eksekutif Ajax mungkin telah memburuk bagi Farioli.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore