Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Mei 2025 | 23.25 WIB

Ruben Amorim Siapkan Skuad Terbaik di Tengah Badai Cedera, Manchester United Hadapi Tottenham Hotspur di Final Liga Europa

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim (Dok. Instagram @manchesterunited) - Image

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim (Dok. Instagram @manchesterunited)

JawaPos.com – Manchester United tengah berada di ambang laga penentuan yang bisa menyelamatkan musim mereka dari kehancuran total. Tim berjuluk Setan Merah ini akan menghadapi Tottenham Hotspur dalam partai final Liga Europa 2024/2025 yang digelar pada Rabu malam, 21 Mei 2025, di Stadion San Mamés, Bilbao, Spanyol.

Setelah menjalani musim domestik yang sangat mengecewakan dan hanya mampu finis di posisi ke-16 klasemen Premier League, partai final ini menjadi satu-satunya harapan Manchester United untuk meraih prestasi dan lolos ke Liga Champions musim depan. Kemenangan atas Spurs akan secara otomatis mengantar mereka kembali ke kompetisi tertinggi Eropa. Maka tak heran, seluruh perhatian kini tertuju pada kesiapan skuad besutan Rúben Amorim.

Namun, jelang laga penting ini, Manchester United menghadapi krisis cedera yang mengkhawatirkan. Beberapa nama kunci yang selama ini menjadi andalan di lini pertahanan dan lini depan diragukan tampil, bahkan ada yang sudah dipastikan absen.

Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Leny Yoro. Bek muda asal Prancis itu mengalami cedera pada kaki kirinya saat pertandingan melawan West Ham United pada 11 Mei lalu. Ia harus meninggalkan lapangan sebelum laga usai dan sampai saat ini belum kembali berlatih penuh. Meskipun belum secara resmi dicoret dari skuad final, peluang Yoro untuk tampil sangat tipis dan akan sangat bergantung pada kondisi terakhir jelang pertandingan.

Situasi serupa juga terjadi pada Matthijs de Ligt. Pemain asal Belanda tersebut sebelumnya mengalami cedera lutut saat menghadapi Brentford pada awal Mei. Ia sempat dikabarkan akan kembali saat melawan Chelsea, namun nyatanya masih belum cukup bugar. De Ligt saat ini masih dalam pemantauan tim medis dan sedang menjalani program pemulihan intensif. Harapannya adalah ia bisa pulih tepat waktu, namun staf pelatih tidak ingin mengambil risiko yang bisa memperparah cederanya.

Sementara itu, Diogo Dalot juga menjadi salah satu nama yang kemungkinan besar absen di final. Bek asal Portugal ini sedang bergelut dengan cedera betis yang membuatnya harus menepi dari sejumlah laga terakhir. Rúben Amorim dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa Dalot terus bekerja keras untuk mempercepat proses pemulihan, namun belum ada kepastian mengenai ketersediaannya saat final digelar.

Jika ketiga bek ini benar-benar absen, maka Manchester United terpaksa akan mengandalkan pemain pelapis seperti Harry Maguire, Victor Lindelöf, hingga pemain muda seperti Jaydan Kamason. Situasi ini tentunya akan menjadi ujian besar bagi Amorim dalam menyusun strategi pertahanan untuk menghadapi daya gedor Tottenham yang tak bisa diremehkan.

Selain tiga nama tersebut, dua pemain Manchester United lainnya sudah dipastikan absen di partai final, yaitu Lisandro Martínez dan Joshua Zirkzee. Lisandro Martínez mengalami cedera lutut parah saat melawan Crystal Palace pada awal Februari lalu. Ia harus menjalani pemulihan jangka panjang dan kemungkinan besar absen hingga akhir tahun 2025. Tanpa kehadirannya, lini belakang United kehilangan sosok pemimpin yang tangguh.

Joshua Zirkzee juga menjadi korban badai cedera yang menimpa skuad United. Penyerang asal Belanda itu mengalami cedera hamstring saat menghadapi Newcastle pada 13 April 2025. Ia sudah dikonfirmasi tidak akan bermain lagi musim ini, termasuk di partai final melawan Tottenham.

Meski dihadapkan pada situasi sulit, pelatih Rúben Amorim tetap optimistis. Dalam beberapa pernyataan kepada media, Amorim menegaskan bahwa dirinya percaya pada kedalaman skuad dan semangat juang para pemain. Ia menyadari bahwa laga ini akan menjadi penentu segalanya – bukan hanya tiket ke Liga Champions, tetapi juga reputasi tim di mata publik.

Amorim juga menegaskan bahwa tidak akan ada kompromi dalam hal performa. Para pemain yang tampil di final adalah mereka yang menunjukkan konsistensi dan determinasi tinggi sepanjang musim. "Kami tidak akan hanya bergantung pada nama besar. Yang utama adalah kesiapan fisik dan mental untuk bertarung di laga seberat ini," tegasnya.

Dari sisi komposisi skuad, Manchester United diperkirakan tetap menurunkan beberapa pemain utama yang dalam kondisi bugar. Di bawah mistar, André Onana akan menjadi pilihan utama dengan Altay Bayındır dan Tom Heaton sebagai pelapis. Lini belakang masih menyisakan opsi seperti Noussair Mazraoui, Luke Shaw, serta Harry Maguire dan Victor Lindelöf.

Di lini tengah, Manchester United akan bertumpu pada kombinasi pengalaman dan darah muda. Casemiro dan Manuel Ugarte akan bersaing untuk mengisi peran sebagai jangkar, didampingi oleh Kobbie Mainoo, Christian Eriksen, dan Mason Mount. Kapten tim Bruno Fernandes dipastikan menjadi motor serangan dari lini kedua.

Untuk lini depan, meski kehilangan Zirkzee, United masih memiliki opsi seperti Rasmus Højlund yang akan menjadi ujung tombak. Ia kemungkinan akan didukung oleh dua pemain sayap cepat, Alejandro Garnacho dan Amad Diallo. Nama-nama seperti Bendito Mantato juga bisa menjadi kejutan dari bangku cadangan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore