Ruben Amorim merasa malu atas performa Manchester United di Liga Inggris setelah keok lawan West Ham. (X/@ManUtd)
JawaPos.com - Ruben Amorim secara mengejutkan mengatakan bahwa Manchester United harus menunjuk seorang pelatih kepala baru untuk menggantikannya jika ia tidak dapat membuat perubahan besar di Old Trafford pada musim depan.
Manchester United akan menghadapi Tottenham di final Liga Europa 2024/2025 pada 21 Mei, namun mereka telah mengalami musim terburuk mereka di Liga Inggris musm ini.
Manchester United kini merosot ke peringkat 16 klasemen setelah mengalami kekalahan 0-2 atas West Ham dalam laga lanjutan Liga Inggris pekan 36 di Old Trafford, Minggu (11/5) malam WIB. Tim tamu menang lewat gol dari Tomas Soucek dan Jarrod Bowen.
Amorim diprediksi akan diberi waktu untuk menanamkan gaya permainan yang ia sukai, namun ia tahu bahwa dirinya akan berada dalam posisi yang sulit jika gagal memberikan perubahan pada musim depan.
“Saya tidak ingin membicarakan pemain,” ujar Amorim dalam konferensi pers usai pertandingan. "Semua orang di sini harus berpikir serius tentang banyak hal."
"Semua orang berpikir tentang final. Final bukanlah masalahnya. Kami memiliki hal-hal yang lebih besar untuk dipikirkan. Saya berbicara tentang diri saya sendiri dan kultur di klub. Budaya di dalam tim. Saya memiliki perasaan itu - kami harus mengubahnya."
"Kami harus benar-benar kuat di musim panas dan berani, karena kami tidak akan menjalani musim depan seperti ini."
“Jika kami kembali memulai seperti ini di musim depan, jika perasaan itu masih ada di sini, kami harus memberikan ruang kepada orang-orang yang baru untuk klub ini.”
Dengan kekalahan itu, Setan Merah tanpa kemenangan dalam tujuh pertandingan Premier League (dua kali imbang, lima kali kalah), rekor terpanjang dalam sejarah kompetisi, setelah sebelumnya juga mengalami tujuh pertandingan tanpa kemenangan antara September dan November 1992.
Kekalahan tersebut merupakan kekalahan kesembilan Manchester United di kandang sendiri di Premier League musim ini, kekalahan terbanyak dalam satu musim liga sepanjang sejarah mereka, bersama dengan 1930/1931, 1933/1934 dan 1962/1963.
Tujuh dari kekalahan di Old Trafford tersebut terjadi di bawah asuhan Amorim, dengan dua di antaranya terjadi di bawah asuhan Erik ten Hag sebelum ia dipecat pada Oktober lalu.
Manchester United sebelumnya hanya pernah finis di luar enam besar Liga Inggris dalam dua kesempatan, sementara finis di posisi kedelapan di bawah asuhan Ten Hag musim lalu adalah yang terendah sejak rebranding menjadi Premier League.
Setan Merah berada di jalur untuk meraih hasil terburuk sejak terdegradasi dari Divisi Satu di posisi ke-21 pada 1973/1974, membuat Amorim merasa terhina.
Ketika ditanya tentang perasaannya terhadap posisi Manchester United di liga, Amorim sampai mengatakan: "Bagaimana perasaan seorang pelatih Manchester United dalam posisi itu? Malu," pungkas Amorim.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
