Wojciech Szczesny (dok. Barcelona)
JawaPos.com - Keputusan mengejutkan sekaligus penuh kepercayaan diambil pelatih Barcelona, Hansi Flick, jelang laga besar semifinal Liga Champions kontra Inter Milan. Flick secara terang-terangan menyatakan tetap mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Wojciech Szczesny ketimbang Marc-André ter Stegen yang baru sembuh dari cedera panjang.
Dalam konferensi pers jelang leg pertama semifinal Liga Champions yang akan digelar di Stadion Montjuïc, Flick ditanya soal dilema yang mungkin dihadapinya dalam memilih kiper utama. Sebab, Ter Stegen—yang sempat absen sejak akhir tahun lalu akibat cedera lutut—sudah kembali bergabung dalam skuad utama dan bahkan duduk di bangku cadangan saat Barcelona menumbangkan Real Madrid di final Copa del Rey, akhir pekan lalu.
Namun Flick tak butuh waktu lama untuk memberi jawaban. "Szczesny akan bermain di Liga Champions. Itu sudah saya putuskan," tegas pelatih asal Jerman itu.
Percaya Penuh pada Sang Veteran
Keputusan Flick tentu bukan tanpa alasan. Meski sempat diragukan saat pertama kali bergabung, Szczesny justru menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa bulan terakhir. Kiper asal Polandia itu sempat mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada akhir tahun lalu, sebelum mendapat panggilan darurat dari Barcelona akibat krisis kiper pasca cedera Ter Stegen.
Tanpa banyak basa-basi, Szczesny langsung menjawab kepercayaan itu dengan penampilan solid di bawah mistar. Dalam dua laga babak gugur Liga Champions, ia tampil heroik. Terutama saat Barcelona menghadapi Borussia Dortmund di perempat final. Meski sempat kebobolan lewat penalti di leg kedua, penampilannya secara keseluruhan justru menjadi faktor penentu keberhasilan Blaugrana lolos ke semifinal.
Tak hanya itu, ia juga tampil gemilang saat melawan Benfica di babak 16 besar. Dalam pertandingan di mana Barcelona harus bermain dengan 10 orang hampir sepanjang laga, Szczesny tetap tenang menjaga gawang dari gempuran lawan.
“Dia adalah penyelamat kami di momen krusial,” ujar salah satu penggawa Barca, Frenkie de Jong, seusai laga lawan Benfica. “Dia datang dengan pengalaman, dan yang paling penting: dia datang dengan mentalitas untuk menang.”
Ter Stegen Harus Bersabar
Di sisi lain, kembalinya Ter Stegen ke skuad tentu membawa dilema tersendiri. Sang kiper Jerman merupakan ikon Barcelona dalam beberapa musim terakhir. Konsistensinya di bawah mistar gawang Blaugrana membuatnya sering disebut sebagai salah satu kiper terbaik dunia.
Namun, Flick tampaknya belum ingin mengambil risiko untuk langsung menurunkan Ter Stegen di laga sepenting semifinal Liga Champions. Pasalnya, meski sudah pulih secara medis, Ter Stegen belum kembali dalam kondisi pertandingan (match fitness) yang ideal.
“Kami akan lihat di La Liga, mungkin ada kesempatan rotasi di sana,” kata Flick, membuka peluang Ter Stegen tampil dalam laga liga menghadapi Real Valladolid akhir pekan nanti.
Bahkan, dengan jadwal padat yang dimiliki Barcelona ke depan—termasuk El Clasico melawan Real Madrid dan derby melawan Espanyol—kemungkinan besar Ter Stegen akan mendapatkan menit bermain. Tapi tidak dalam duel penting melawan Inter Milan.
Szczesny: Perjalanan Singkat Penuh Makna
Menariknya, Szczesny hanya dikontrak sampai akhir musim. Artinya, masa baktinya di Barcelona tinggal hitungan minggu. Namun kontribusinya sudah sangat besar dan akan selalu dikenang, terutama jika ia mampu membantu Barca meraih treble winner musim ini: Liga Champions, La Liga, dan Copa del Rey.
Jika berhasil, Szczesny akan menutup kariernya dengan cara yang luar biasa. Dari pensiun, kembali ke lapangan, dan menjuarai tiga trofi sekaligus dalam waktu singkat. "Saya tidak datang ke sini untuk sekadar jadi pelengkap. Saya ingin bantu tim ini meraih sesuatu," katanya dalam wawancara sebelumnya.
Ia juga tak canggung bermain dalam sistem yang diinginkan Flick. Dengan usia 35 tahun, pengalamannya di Juventus dan Arsenal membuatnya tangguh dalam situasi tekanan tinggi. Ketenangannya di bawah mistar menjadi faktor kunci dalam organisasi pertahanan Barcelona yang kini semakin solid.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
