
Pemain Manchester United Mason Mount. (Dok. Football365)
JawaPos.com–Mason Mount telah mengakui perlu membuktikan performa terbaiknya untuk Manchester United dan unjuk gigi dihadapan para penggemar fanatik Setan Merah. Selama 18 bulan di Old Trafford dia terus dihantui cedera.
Mount didatangkan pada 2023 dari Chelsea dengan kesepakatan nilai sekitar GBP 60 juta. Dia hanya tampil 38 kali untuk United di semua kompetisi dengan menyumbang satu gol dan satu assist selama dua musim yang diganggu berbagai masalah kebugaran.
Masalah tersebut telah membatasi penampilannya hanya dalam 334 menit di Liga Inggris sepanjang 2024/25. Mount pun telah mengakui perlu tetap sehat untuk menambah catatan statistik sebelum musim ini berakhir.
Menyadur dari 90min yang mengutip laman resmi Manchester United, gelandang serang berusia 26 tahun itu buka-bukaan terkait ambisi sebelum masanya berakhir di Old Trafford.
"100 Persen, saya butuh konsistensi. Saya orang pertama yang mengatakan bahwa saya butuh waktu bermain yang konsisten,” ujar mantan punggawa Chelsea itu.
"Mulai sekarang hingga akhir musim, saya ingin tersedia untuk setiap pertandingan. Dan mudah-mudahan itu berarti kami (United) yang berambisi bermain di final (Liga Europa)," imbuh dia.
“Sebagai sebuah tim, itulah tujuan kami. Kami tahu bahwa kami perlu bermain di sana (final) dan melakukan yang terbaik di sisa kompetisi Liga Inggris, mencoba untuk memenangkan pertandingan, tetapi terus berkembang, ucap Mason Mount.
"Kami (United) bisa melihat peningkatan kecil terjadi di setiap pertandingan. Kami kalah dalam beberapa pertandingan tetapi kami merasa berhasil mengatasinya, mengendalikannya, tetapi hasilnya tidak maksimal," tutur Mason Mount.
“Itu terjadi beberapa kali. Tetapi itu adalah sesuatu yang sedang kami upayakan dan fokuskan,” tambah dia.
"Semuanya berjalan perlahan, tetapi kami hanya perlu menyelesaikan umpan terakhir untuk menuju penyelesaian akhir (di depan gawang). Jadi ya, itu pasti positif. Bagi saya, kembali di akhir musim ini, adalah harapan saya," imbuh Mount.
Pelatih kepala Setan Merah Ruben Amorim telah secara terbuka mengakui kegembiraannya bekerja dengan Mount di tim ini. Mount menghasilkan beberapa permainan terbaik sebagai gelandang serang dalam formasi 3-4-2-1.
Saat berseragam The Blues dulu, mantan pilar timnas Inggris ini selalu tampil menawan di bawah arahan Thomas Tuchel saat masih memimpin Chelsea. Dalam skema permainan yang mengandalkan gelandang serang tersebut membuat Mount selalu bermain dominan.
"Itu sangat berarti," imbuh Mount tentang dukungan Amorim.
“Dia manajernya, jadi dia bisa melihat betapa bersemangatnya saya untuk kembali bermain dan membantu para pemain,” kata Mount.
“Tentunya dengan berada di sini (Old Trafford) setiap pertandingan, menonton pertandingan di kandang membuat saya ingin kembali secepat mungkin, tetapi terkadang mungkin hanya perlu menahannya sedikit, sebelum dapat dipastikan sehat," papar Mount.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
